Sederet Kode-kode yang Dipakai Tersangka Suap Meikarta, Indomie hingga Meja Kerja

Empat terdakwa dari pengembang Meikarta yakni, Bily Sindoro, Taryudi, Fitrajadja Purnama, dan Henry Jasmen.

Sederet Kode-kode yang Dipakai Tersangka Suap Meikarta, Indomie hingga Meja Kerja
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro tiba di Gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan di Jakarta, Senin (15/10/2018) malam. Billy Sindoro menjalani pemeriksaan KPK usai ditetapkan sebagai tersangka bersama 8 tersangka lainnya terkait OTT di Kabupaten Bekasi yakni suap pengurusan perizinan proyek pembangunan Meikarta di Kabupaten Bekasi. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nu‎graha Sukarna

TRIBUNJAKARTA.COM - Sidang dakwaan jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap 23 kode terkait suap dari pengembang proyek Meikarta untuk Bupati Bekasi Neneng HasanahYasin dan pegawai negeri sipil di Pemkab Bekasi, mulai dari level kepala dinas hingga kepala bidang.

Empat terdakwa dari pengembang Meikarta yakni, Bily Sindoro, Taryudi, Fitrajadja Purnama, dan Henry Jasmen.

"Bahwa komunikasi antara pihak pemberi dan pihak penerima terkait uang kepada Neneng Hasanah Yasin dan pihak Pemkab Bekasi menggunakan sandi komunikasi," ujar jaksa KPK, Yadyn saat membacakan dakwaan di sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Bandung, Rabu (19/12).

Kode tersebut antara lain:

Babe/santa/‎Bis merujuk pada Billy Sindoro
Susi merujuk pada Bupati Bekasi
Kakak tertua merujuk pada Fitrajadja Purnama
Jodi merujuk pada Henry Jasmen
Si Kecil merujuk pada Taryudi

Nani merujuk pada Neneng Rahmi Nurlaili
Penyanyi merujuk pada Sahat Maju Banjarnahor
Adiknya penyanyi merujuk pada Asep Bukhori
Tina Toon merujuk pada Tina Karini Suciati Santoso
Melvin merujuk pada Jamaludin
Bang Breh merujuk pada Muhammad Kasmin
Pakde / Windu merujuk pada Aryanto

Indi merujuk pada Sukmawatty Karnahadijat
Meja Kerja merujuk pada Meikarta
Cengkareng merujuk pada Cikarang
Indomie merujuk pada Uang
Bantul merujuk pada Pemkab Bekasi
Jogja merujuk pada Pemprov Jabar
Indeks merujuk pada Bobot pekerjaan
Dam merujuk pada Dinas Pemadam Kebakaran
Del merujuk pada Dinas Lingkungan Hidup

Yadyn dalam dakwaannya mengatakan terdakwa Billy Sindoro selaku pimpinan pengembang Meikarta melalui PT Mahkota Sentosa Utama pada Juni 2017 hingga Januari 2018 dan pada Juli hingga Oktober 2018, atau setidaknya pada pertengahan 2017 hingga Oktober 2018, menyuruh memberi sesuatu berupa uang.

"Yang seluruhnya berjumlah Rp 16,182 miliar dan SGD (dolar Singapura) 270 ribu kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara," ujar jaksa di sidang dakwaan pada Billy Sindoro di ruang siang dua Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Bandung, Rabu (19/12).

Halaman
12
Editor: Rr Dewi Kartika H
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved