Dimaki Usai Buat Ajakan Turun ke Jalan Bela Habib Bahar, Ustaz Derry Sulaiman: Kalian Salah Paham

Hal tersebut terjadi setelah Ustaz Derry Sulaiman membuat ajakan untuk turun ke jalan demi membela Habib Bahar Bin Smith.

Dimaki Usai Buat Ajakan Turun ke Jalan Bela Habib Bahar, Ustaz Derry Sulaiman: Kalian Salah Paham
Instagram Derry Sulaiman
Ustaz Derry Sulaiman 

Habib Bahar bin Smith Ditahan di Polda Jabar, Para Santrinya Berduka

Pesantren Habib Bahar bin Smith, yakni Pondok Pesantren Tajul Alawiyyin yang berlokasi di Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor mendadak tak bisa kedatangan tamu dari luar.

Pada Rabu (19/12/2018) sekira pukul 11.00 WIB, TribunnewsBogor.com mencoba mendatangi Pondok Pesantren Tajul Alawiyyin untuk mencari informasi lebih lanjut mengenai kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan Habib Bahar bin Smith.

Ketika sampai di lokasi, TribunnewsBogor.com mencoba masuk ke dalam pesantren.

Suasana di depan pesantren dari kejauhan, tampak ada beberapa santri.

Tak lama, TribunnewsBogor.com didatangi satu pemuda dan ditanyai mengenai identitas dan keperluan datang ke pesantren.

Saat memberitau keinginan untuk bertemu kepala pesantren atau pengurus, pemuda tersebut berkata kalau semua pengurus sedang pergi ke Bandung.

"Engga ada Mas. Semuanya pergi ke Bandung. Tidak tau sampai kapan," katanya, di Pondok Pesantren Tajul Awawiyyin, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Rabu (19/12/2018).

Beberapa pemuda lainnya datang dan bertanya mengenai keperluan TribunnewsBogor.com datang ke pesantren.

Satu di antara pemuda mengatakan kalau sekarang ini, Pondok Pesantren Tajul Awawiyyin tidak menerima tamu.

"Katanya, kalau ada siapa-siapa, atau tamu, jangan di terima gitu," ungkap satu di antara pemuda.

Pemuda ini mengatakan, semua pengurus di pesantren kosong, dan hanya ada para santri saja.

Pondok Pesantren Tajul Awawiyyin milik Habib Bahar bin Smith di Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor.
Pondok Pesantren Tajul Awawiyyin milik Habib Bahar bin Smith di Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor. (TribunnewsBogor.com/Sachril Agustin Berutu)

Ia melanjutkan, kegiatan Pondok Pesantren Tajul Awawiyyin tetap berjalan seperti biasa meski semua pengurus dan guru sedang pergi.

Tak lama, datang beberapa pemuda lagi yang lebih tua.

Laki-laki yang berbaju hijau itu mengatakan bahwa batas tamu adalah parkiran di luar dan TribunnewsBogor.com di minta pindah tempat.

"Mohon maaf sekali Mas. Ibaratnya sedang ada orang yang meninggal, kami pun begitu. Kami di sini sedang berduka," jelas pemuda berbaju hijau tersebut.

Ketika TribunewsBogor.com mencoba mengambil gambar pesantren, para pemuda yang ada langsung melarang dan menghalang-halangi.

Mereka berkata kalau tidak diperkenankan mengambil gambar.

TribunewsBogor.com langsung diminta meninggalkan lokasi.

Saat ingin mengambil gambar dari lahan parkir, pemuda tersebut kembali melarang.

Mereka semua langsung berjaga dan menunggu di depan serta meminta TribunnewsBogor.com pergi meninggalkan pesantren.

Selain itu, mereka berkata bahwa dilarang mengambil gambar.

"Kami tidak berkenan Mas. Mohon maaf," ungkapnya.

Seperti yang diketahui, Habib Bahar bin Smith ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jabar karena kasus penganiayaan anak.

Diduga, Habib Bahar menganiaya dua anak di Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor.

Penulis: Rr Dewi Kartika H
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved