Mengenal Komunitas Pijar, Pria Jaga Rahim untuk Selamatkan Wanita dari Kanker Serviks
18 orang pria berseragam kaos bewarna merah muda dan abu-abu lengkap dengan identitas bertuliskan Komunitas Pijar (Pria Jaga Rahim)
Penulis: Novian Ardiansyah | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Novian Ardiansyah
TRIBUNJAKARTA.COM, KEMBANGAN - Sekitar 18 orang pria berseragam kaos bewarna merah muda dan abu-abu lengkap dengan identitas bertuliskan Komunitas Pijar (Pria Jaga Rahim) yang ada di bagian dada.
Mereka para kaum adam tersebut merupakan para kader dari Komunitas Pijar yang terbentuk di Kecamatan Kembangan.
Camat Kembangan Agus Ramdani mengatakan, Komunitas Pijar ialah program inovasi yang dalam rangka mensosialisasikan pentingnya deteksi dini terhadap kanker leher rahim atau kanker serviks.
Nantinya, para kader yang terdiri dari bapak-bapak tersebut lah yang bertugas untuk mensosialisasikannya.
"Karena kita ingin mangajak kaum pria agar lebih peduli terhadap kanker rahim. Kalau selama ini perempuan itu menjadi sebuah momok bagaimana kita menggerakkan kaum pria untuk mendorong istriya melakukan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) tes," tutur Agus di RPTRA Kembangan Utara, Kamis (20/12/2018).
Kaum pria tersebut, kata Agus, memang sengaja dibentuk menjadi satu komunitas yang nantinya bertujuan agar mereka lebih peduli terhadap istrinya maupun masyarakat pada umumnya akan bahaya kanker serviks.
Dari sosialisasi yang dilakukan oleh para kader Komunitas Pijar, diharapkan lebih banyak wanita yang sadar dan mau melakukan deteksi dini kanker serviks dengam cara tes IVA.
"Kita berharap jumlah masyarakat yang melakukan IVA tes makin tinggi. Sehingga otomatis akan cepat ditemukan apabila ada yang kanker bisa lebih pencegahan dini, yang akhirnya menurunkan angka kanker rahim yang ada di Jakarta Barat," kata Agus.
Ara Sahdan selaku Ketua Komunitas Pijar Kecamatan Kembangan mengatakan, ia beserta para kader terus melakukan sosialisasi terhadap para suami lainnya agar dapat mengajak istri mereka menjalani tes IVA di puskesmas.
• Ragam Fakta Menstruasi, Bisa Ungkap Kanker, Polip Serviks hingga Hipertiroidisme
• Mal Ciputra Kampanyekan Peduli Kanker Payudara dan Serviks Lewat Pink Ribbon Campaign
"Kalau biasanya kader-kader cewe itu di PKK. Kalau kita sendiri diaktifkan untuk ke bapak-bapak, misalnya kita lagi kumpul, lagi siskamling, lagi mancing kita sambil sosialisasikan. Mengajak suami-suami untuk mengajak istrinya untuk ikut tes memeriksakan diri IVA tes untuk deteksi kaker rahim," ujar Ara.
Serupa dengan Agus, Ketua TP PKK Jakarta Barat Inad Luciawaty berharap, masyarakat terutama kaum hawa agar lebih peduli dengan bahaya kanker serviks.
"Karena selama ini kita tahu masyarakat kurang peduli dengan kesehatan rahim wanita. Dibuat lah Komunitas Pijar ini supaya para suami juga ayok ajak istrinha periksa dengan IVA tes sekalian juga mencapai target kita untuk IVA tes," kata Inad.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/komunitas-pijar-pria-jaga-rahim-di-kembangan-jakarta-barat.jpg)