Liga 1 2018

2 Penyebab Persib Bandung Keluar Dana Lebih Rp 50 Miliar Selama Liga 1 2018

Persib Bandung mengungkapkan dua penyebab tim Maung Bandung harus mengeluarkan biaya besar selama Liga 1 2018.

2 Penyebab Persib Bandung Keluar Dana Lebih Rp 50 Miliar Selama Liga 1 2018
HERKA YANIS/BOLASPORT.COM
Ekspresi gelandang Persib Bandung, Michael Essien, saat melawan Sriwijaya FC di Piala Presiden 2018, Selasa (16/1/2018). 

TRIBUNJAKARTA.COM, BANDUNG- Persib Bandung mengungkapkan dua penyebab tim Maung Bandung harus mengeluarkan biaya besar selama Liga 1 2018.

Diperkirakan biaya Persib Bandung sepanjang Liga 1 2018 lebih dari Rp 50 Miliar.

Pertama, Persib Bandung masih harus membayar sisa kontrak marquee player, Michael Essien.

Kedua, sanksi dari PSSI pascalaga Persib Bandung melawan Persija Jakarta di putaran kedua Liga 1 2018.

Sanksi larangan bermain di kandang dari Komisi Disiplin Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (Komdis PSSI) selama sisa kompetisi Liga 1 musim 2018, membuat pengeluaran Persib Bandung membengkak.

Begitu dikatakan Direktur Utama PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Glen Sugita, saat menghadiri acara syukuran tim Diklat Persib di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Rabu 19 Desember 2018.

Menurut Glen Sugita, pengeluaran tim menjadi lebih besar sementara pemasukan dari tiket pentonton berkurang amat drastis.

"Oh iya pasti lah (biaya membengkak). Tadinya (Persib Bandung) sebagai tuan rumah, sedang bagus, penonton biasanya penuh ya harusnya ada keuntungan tapi (setelah dapat sanksi PSSI) sekarang harus pergi ke tempat lain kayak tandang, kalau tandang kan selalu keluar uang. Jadi sudah tandang, kemudian pemasukan tak ada sama-sekali," ujarnya.

Menurut Glen Sugita, jika dikalkulasi, jumlah pengeluaran Persib Bandung selama musim lalu lebih besar daripada milik Persija Jakarta yang mengklaim menghabiskan uang sebesar Rp 50 miliar.

"Wah kalau itu, kita bisa lebih ya tahun ini. Saya belum hitung tapi bisa lebih. Laporannya, belum masuk semua soalnya, tapi mungkin bisa lebih karena tahun lalu kami masih ada Michael Essien. Tahun lalu, masih bayarin (Michael Essien) meski tidak dipake. Belum ditambah cost yang kemaren kena sanksi juga tambah banyak," katanya.

Halaman
12
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved