Anies Baswedan Mengaku Anak Nakal Saat SD, Ibunya sering Dipanggil ke Sekolah

Namun siapa sangka, dibalik kesuksesannya saat ini, dulu Anies Baswedan merupakan anak yang nakal.

Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Pebby Ade Liana
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (21/12/2018) 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Siapa yang tak mengenal sosok Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Orang nomor satu di Ibukota itu, tampak tak asing di mata masyarakat.

Sebelum menjadi gubernur, Ia juga pernah menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Kabinet Kerja sejak 26 Oktober 2014 sampai digantikan oleh Muhadjir Effendi dalam perombakan kabinet pada 27 Juli 2016 lalu. Hal ini, membuat pengalaman Anies Baswedan tak perlu lagi dipertanyakan.

Namun siapa sangka, dibalik kesuksesannya saat ini, dulu Anies Baswedan merupakan anak yang nakal.

Kepada wartawan, Anies Baswedan mengaku merepotkan sang Ibunda ketika dirinya masih duduk di bangku sekolah dasar.

"Saya nakal waktu kecil. Saya juga bikin repot ibu. Saya saat SD, ibu sering ke sekolah dipanggil. Kelas satu, kelas dua, kelas tiga (SD). Agak merepotkan memang," ungkap Anies pada wartawan Balai Kota, Jumat (21/12/2018).

Anies, bercerita mengenai pengalamannya saat di sekolah dasar. Anies Baswedan mengungkapkan bahwa sang ibu dulu sering kali mendapat pemanggilan khusus ke sekolah karena ulah Anies Baswedan di waktu kecil.

Apalagi, gurunya kala itu merupakan murid dari Ibunda Anies.

"Waktu kecil beliau (ibu) memang sering dipanggil (ke sekolah). Susahnya yang manggil itu guru saya, dan guru saya itu murid beliau di kampusnya, di IGIP guru," kata Anies.

Dugaan Pelanggaran Kampanye Anies Baswedan Ditangani Bawaslu Jawa Barat

Jelang Natal Dan Tahun Baru, Anies Baswedan Pastikan Stok Pangan Cukup

"Tapi alhamdulillah, ibu saya sabar. Kalau tidak sabar, gak tau jadinya seperti apa," tambahnya sambil tertawa.

Menurut Anies, sang ibu memang merupakan sosok yang sangat sabar. Hal itu terlihat dari sosoknya yang kala itu selalu mengarahkan Anies dengan baik dan penuh kelembutan.

Sehingga, Anies tak pernah merasa diarahkan. Sosok tersebut tentu memiliki peran besar bagi kehidupan Anies.

"Dia (Ibu) sabar. Beliau mengarahkan tanpa saya sadar diarahkan. Jadi halus sekali," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved