Kabar Artis

Jane Shalimar Sebut Komputer Berisi Dokumen Penting yang Ditahan Rekan Bisnisnya Bernilai Rp 2 M

Kuasa Hukum Jane, Zakir Rasyidin, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk meminta SR mengembalikan komputer itu.

Jane Shalimar Sebut Komputer Berisi Dokumen Penting yang Ditahan Rekan Bisnisnya Bernilai Rp 2 M
TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS
Artis tanah air Jane Shalimar saat memberikan keterangan pers di Mapolres Jaksel pada Jumat (21/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Artis Jane Shalimar mengaku merugi miliranan Rupiah lantaran sebuah komputer merek Apple miliknya ditahan oleh rekan bisnisnya yang berinisial SR.

Menurut Jane, komputer yang ditahan itu berisi data-data penting berupa kontrak usaha yang ditaksir mencapai Rp 2 miliar.

"Di dalamnya ada kontrak kerja, proposal perusahaan juga. Karena perusahaan kita ini bergerak di pembangunan jalan dan bekerja sama dengan perusahaan di luar kota," ungkapnya kepada awak media pada Jumat (21/12/2018) di Polres Metro Jakarta Selatan, Kebayoran Baru.

Jane melanjutkan kerjasama usaha yang berada di komputer itu ada yang masih berjalan, namun terhenti dengan adanya kasus penggelapan barang yang dilakukan SR.

"Semua data penting ada di komputer itu. Kontrak-kontrak dengan perusahaan yang kita kerja sama ada di situ. Otomatis kita ga me -renew kontrak akan hilang. Akan diberikan ke perusahaan lain yang sudah nunggu," katanya.

Kuasa Hukum Jane, Zakir Rasyidin, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk meminta SR mengembalikan komputer itu.

Sayangnya, hingga kini belum ada tanda itikad baik dari SR untuk mengembalikannya.

Komputer Berisi Data Seharga Miliaran Rupiah Tak Dikembalikan, Jane Shalimar Adukan Rekan Bisnisnya

"Kita sudah kirimkan somasi, tapi ternyata tempat dia kantor sudah pindah. Kami Whatsapp enggak dibalas, terakhir di-block," ungkapnya.

Sebelumnya, Jane Shalimar bekerja sama membangun perusahaan di bilangan Jakarta Selatan bersama SR di akhir tahun 2016.

Namun kemudian perusahaan itu mengalami pailit sehingga komputer milik Jane masih di tangan SR dan belum dikembalikan hingga saat ini.

SR pun terancam terkena pasal 372 tentang penggelapan dengan hukuman kurungan penjara di bawah 5 tahun.

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved