Polresta Depok Petakan Titik Rawan Jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru 2019
Polresta Depok berupaya memetakan titik kerawanan di 11 Kecamatan Kota Depok guna mengantisipasi kerawanan yang terjadi saat Natal dan Tahun Baru.
Penulis: Bima Putra | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Jelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2019, Polresta Depok masih berupaya memetakan titik kerawanan di 11 Kecamatan Kota Depok guna mengantisipasi kerawanan yang terjadi.
Hal ini disampaikan Wakapolresta Depok AKBP Arif Budiman saat ditanya titik rawan di Depok dan cara 1.400 aparat gabungan Polri, TNI, dan Pemkot Depok dalam mengantisipasinya.
"Titik kerawanan yang sudah diprediksi sementara masih kemacetan dan untuk pengamanan gereja. Kita laksanakan pengamanan secara bersinergi, TNI, Polri, dan unsur Pemda. Kekuatan kita sekitar 1.400," kata Arif usai Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin di Balaikota Depok, Jumat (21/12/2018).
Bila sudah ditetapkan, Arif menuturkan 1.400 personel tersebut nantinya bakal disebar ke titik rawan dengan jumlah personel di setiap lokasi yang berbeda.
Titik yang memiliki potensi kerawanan lebih tinggi akan dijaga lebih banyak aparat guna memberikan rasa aman dan nyaman pada masyarakat.
"Nanti di lihat titik rawan di mana, nanti ditempatkan personel untuk membantu. Penempatan sesuai kerawanan. Fungsinya adalah memberikan rasa aman dan nyaman pada masyarakat," ujarnya.
Perihal lokasi macet di Depok, Arif menjelaskan dua jalur yang dipastikan akan mengalami kepadatan adalah Jalan Margonda dan Jalan Raya Bogor.
Mengingat Jalan Margonda banyak terdapat pusat perbelanjaan sedangkan Jalan Raya Bogor jadi akses pengguna jalan yang hendak menuju puncak.
"Titik macet antara lain di Jalan Margonda dan Jalan Raya Bogor, itu sudah merupakan (Lokasi macet) sehari-hari," tuturnya.
• Kombatta Jamin Bandara Soekarno-Hatta Kondusif Selama Libur Natal dan Tahun Baru 2019
• 1.400 Aparat Gabungan Kawal Perayaan Natal dan Tahun baru 2019 di Depok
Sebelumnya, Kasat Narkoba Polresta Depok Kompol Indra Tarigan mengatakan peredaran narkoba saat libur Natal dan tahun baru akan jadi satu fokus yang akan dipantau.
Menurutnya, waktu libur yang seharusnya digunakan beristirahat justru digunakan untuk mengkonsumsi narkoba dengan dalih mencari hiburan.
"Waktu liburan ini berpengaruh, karena orang jadi tidak beraktivitas dan justru mau happy-happy dengan cara mengkonsumsi narkoba," ucap Indra.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/wakapolresta-depok-akbp-arif-budiman.jpg)