Breaking News:

Hari Ibu

Hidup Seorang Diri dan Tak Punya Anak, Ini Pesan Hari Ibu dari Wanita Renta Penjual Kripik Singkong

"Jadi anak itu sekarang jangan macam-macam, nurut sama orangtua apalagi ibu," kata dia sambil tersenyum.

Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/AFRIANI GARNIS
Heni (76) penjual keripik singkong dan jajanan ringan, saat ditemui di stasiun Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (22/12/2018). 

"Sekarang banyak anak yang kurang ajar, padahal orangtua terutama ibu cuma ingin didengar nasihatnya, ditanggapi omongannya, ini anak sekarang banyak yang bodoamat sama orangtuanya, dicuekin, nanti giliran susah ke orangtua, mungkin ya ibu nya yang ngelahirin yang ngak bisa tidur karena kelakuan anaknya," kata dia.

"Pokoknya, sama ibu itu harus nurut, sama memang ngak punya anak, tapi saya tahu jadi ibu itu ngak gampang," lanjut Nek Heni.

Tak lama kemudian kereta yang hendak dinaikinya pun bersiap untuk berangkat.

Nek Heni dengan sigap berdiri menuju antrean dan mengantre sambil menjinjing keranjangnya.

Beruntung hari ini keripik singkong dan jajanan yang dibawa Nek Heni habis terjual.

Hingga ia tak perlu menenteng berat keranjangnya pulang.

Ia kemudian berdiri di antara anak muda di sekitarnya, meski lutut dan pinggangnya seringkali terasa nyeri Nek Heni tidak mengeluh.

Dia berkata, air perasan buah mengkudu selalu jadi andalannya ketika kakinya mulai terasa nyeri.

"Kakinya suka sakit, jalannya susah, kayaknya nenek nanti mesti meres mengkudu lagi, itu obat nenek kalau sakit kakinya, soalnya ngak punya uang buat ke dokter," ujarnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved