Satu Bulan Berlalu, Polresta Depok Belum Buka Hasil Penyelidikan Pengerjaan Proyek Situ Pedongkelan

Meski satu Tim Satreskrim Polresta Depok telah mendatangi sejumlah warga dan memfoto KTP warga RW 05 sejak pertengahan November lalu.

Satu Bulan Berlalu, Polresta Depok Belum Buka Hasil Penyelidikan Pengerjaan Proyek Situ Pedongkelan
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Kondisi bagian tengah Situ Pedongkelan usai dikeruk, Cimanggis, Depok, Minggu (16/12/2018). T 

"Ya benar, seingat saya ada lima personel dari Satreskrim Polresta Depok. Datang terkait Ketua Pokdarwis Situ Pedongkelan yang dilaporkan kontraktor atas kasus UU ITE," tutur Edi, Minggu (16/12/2018).

Meski tak merinci berapa jumlah warga yang didatangi, Edi membenarkan satu warga yang dikonfirmasi adalah Bambang Tamtomo (66), warga RT 06 yang rumahnya terdampak pembuangan lumpur.

Menurutnya, hasil penyelidikan yang dilakukan Satreskrim Polresta Depok menemukan bahwa warga tak mengeluh atas 6 ribu kubik lumpur yang dibuang depan rumah warga.

"Untuk cek kepada warga masalah keluhan bau lumpur, banjir lumpur dan sebagainya. Ternyata tidak benar. Ada beberapa warga yang ditanya, salah satunya pak Bambang," ucap dia.

Pernyataan Edi berbeda dengan Firdaus yang mengatakan kalau penyidikan Polresta Depok tak terkait kasus yang membuat Ikhwanuddin jadi terlapor.

Pun dengan Bambang yang membenarkan bila dia termasuk satu warga yang mengeluhkan pengerjaan proyek Situ Pedongkelan karena merugikan warga.

Bambang mengaku warga sekarang memang sudah tak mengeluhkan dampak buangan lumpur bercampur sampah dan bangkai ikan yang mengepung rumah mereka.

Namun saat awal lumpur dibuang, Bambang mengatakan lebih dari satu pekan menutup pintu dan jendela rumahnya karena pekatnya bau lumpur bercampur sampah dan bangkai ikan.

"Saya ditanya soal pengerjaan proyek. Ya saya jawab iya, saya mengeluh. Karena lumpur dibuang depan rumah saya, satu minggu lebih saya enggak buka pintu rumah sama jendela karena bau banget. Kalau sekarang sih memang enggak bau," kata Bambang.

Perihal banjir, pensiunan pegawai bidang Bina Marga Kementerian PUPR RI ini membenarkan buangan lumpur memang tak sampai membanjiri rumah warga.

Halaman
1234
Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved