Gempa di Donggala

Pulang Kampung ke Palu, Sandi Sute Masih Rasakan Getaran Gempa 3 Kali Dalam Satu Hari

Sandi Sute mengakui adanya gempa bumi dan tsunami itu membuat keluarga besarnya yang ada di Palu merasakan trauma dan ketakutan.

Pulang Kampung ke Palu, Sandi Sute Masih Rasakan Getaran Gempa 3 Kali Dalam Satu Hari
superball.tribunnews.com
Sandi Darma Sute 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Rumah keluarga besar Sandi Sute di Donggala, Palu, Sulawesi Tengah, hancur akibat terjangan gempa bumi dan tsunami.

Sandi Sute mengakui adanya gempa bumi dan tsunami itu membuat keluarga besarnya yang ada di Palu merasakan trauma dan ketakutan.

Terlebih saat ini di daerah asalnya tepatnya di Wani 1, Tawaeli, Palu, masih sering merasakan getaran gempa bumi.

Pemain berusia 26 tahun itu mengakui getaran gempa bumi yang ditimbulkan dalam sehari bisa mencapai 3 kali.

"Iya masih sering gempa kecil-kecil. Pokonya sehari gempa bisa mencapai 3 kali kaya minum obat. Gempa itu tempatnya berbeda-beda tapi setiap hari selalu ada dan berpindah-pindah," kata Sandi Sute kepada TribunJakarta, Senin (24/12/2018).

Lebih lanjut, Sandi mengatakan jika keluarga besarnya di Palu saat ini masih harus mengungsi di tenda pengungsian sementara.

Pulang ke Palu, Sandi Sute Ingin Bangun Rumah Keluarga yang Hancur Terkena Gempa Bumi dan Tsunami  

Hal itu tak lain karena takut akan kejadian serupa kembali terulang menimpa wilayan tempat tinggalnya.

"Saat ini orang tua saya tinggal di tenda sementara, sebenarnya bisa tinggal di rumah tapi masih ada gempa (susulan). Mereka takut di rumah, tenda itu di depan rumah," kata mantan pemain Bali United tersebut.

Penulis: Wahyu Septiana
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved