Tsunami di Anyer

Tangis Pecah Ketika Chattra Membawa Pulang Almarhum Istrinya dan Bertemu Sang Ibu

Takdir sudah digariskan, Chattra Mahotama pulang ke rumahnya dari berlibur dengan membawa sang istri, Safitri, yang tinggal nama.

Tangis Pecah Ketika Chattra Membawa Pulang Almarhum Istrinya dan Bertemu Sang Ibu
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Chattra Mahotama bersimpuh di depan ibu mertuanya setelah istrinya, Afriani Safitri, meninggal diterjang tsunami di Anyer, Pandeglang, Banten. Rencananya, setelah disemayamkan di rumah duka Bukit Nusa Indah, Serua, Tangerang Selatan, Minggu (23/12/2018), jenazah akan diterbangkan ke Batam, Senin (24/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - Takdir sudah digariskan, Chattra Mahotama pulang ke rumahnya dari berlibur dengan membawa sang istri, Afriani Safitri, yang tinggal nama.

Istri Chattra Mahotama meninggal karena tersapu tsunami yang menerjang Pantai Anyer, Pandeglang, Banten.

Tangis keluarga pecah ketika Chattra Mahotama membawa jenazah istrinya ke rumah mereka di Bukit Nusa Indah, Serua, Ciputat, Tangerang Selatan, Minggu (23/12/2018) malam.

Ia bersimpuh di hadapan Elli, ibu mertuanya, Elli, yang sudah menunggu di rumah duka anaknya.

Sang ibu menyambut pelukan Chattra yang tampak terpukul atas kematian istri yang baru tiga tahun ia nikahi.

Chattra Mahotama bersimpuh kepada ibu istrinya, menangis meminta maaf. Sementara sang mertua mencoba menguatkan menantunya itu dengan mengusap punggungnya.

"Ibu sudah ikhlas," ujar Elli menangis sesenggukan.

Jenazah istri Chattra Mahotama dipindahkan dari ambulans ke rumah duka untuk disemayamkan.

Suasana haru begitu terasa di rumah duka. Chattra juga sudah disambut teman-teman dan kerabat yang melayat sejak sore.

Halaman
12
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved