Breaking News:

Tsunami di Selat Sunda

Basarnas: Pencarian Korban Tsunami Selat Sunda Terkendala Cuaca Ekstrem

Kepala Basarnas, Muhammad Syaugi mengatakan, pencarian terhambat oleh cuaca ekstrem seperti ombak yang tinggi di laut dan bibir pantai.

TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Kepala Basarnas Marsekal Madya M Syaugi di Dermaga JICT II, (7/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, LABUAN - Pencarian korban tsunami Selat Sunda terus digencarkan namun tersendat karena cuaca buruk yang belakangan menerjang kawasan Banten dan sekitarnya.

Kepala Basarnas, Muhammad Syaugi mengatakan, pencarian terhambat oleh cuaca ekstrem seperti ombak yang tinggi di laut dan bibir pantai.

"Yang jelas itu cuaca, ombak cukup tinggi di laut itu ombak cukup tinggi dan hujan deras. Seperti tadi, saya hanya bisa sampai Tanjung Lesung, ke Selatan lagi tidak bisa karena cuacanya buruk," Syaugi di Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Selasa (25/12/2018).

Dalam evakuasi korban, Syaugi menjelaskan jajarannya kali ini akan memfokuskan pencarian korban di kawasan Labuan, Kabupaten Pandeglang.

"Tadi kami sudah dari Anyer, Carita sampai Tanjung Lesung. Nah, sekarang fokusnya di sini (Labuan), untuk memastikan dan menyakinkan tim SAR gabungan ini khususnya Basarnas melakukan evakuasi cepat dan benar," kata Syaugi.

Dalam pencarian korban, Syaugi menurunkan 250 personel yang didatangkan dari Basarnas pusat, SAR Bandung, Lampung, dan SAR Banten.

Pencarian dan evakuasi korban akan dibagi menjadi enam sektor di pulai Jawa mulai dari Anyer, Carita, Labuan, Tanjung Lesung, sampai Sumur.

Polda Banten: Pencarian Korban Tsunami Selat Sunda Hari Ini Difokuskan di Kecamatan Sumur

"Kemudian di Lampung ada dua sektor, kita kerahkan dua helikopter Basarnas dan dua perahu karet untuk mengambil katakan korban-korban yang masih terisolir di pulau-pulau sekitar pulau Jawa," jelas Syaugi.

Dari pantauan udara, ia mengatakan, masih terdapat banyak puing-puing di Tanjung Lesung.

"Terlihat masih banyak anggota gabungan Polri, TNI dan stakeholder lainnya masih evakuasi korban. Semoga cuaca mendukung," kata Syaugi.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved