Cerita Masruri Jayawangsa, Seniman yang Pernah Jual Lukisan Seharga Rp 75 Juta ke Boediono

Masruri menjual lukisan bertemakan Melasti, upacara adat Bali seharga Rp 75 juta dalam sebuah pameran yang di gelar di salah satu hotel di Jakarta

Cerita Masruri Jayawangsa, Seniman yang Pernah Jual Lukisan Seharga Rp 75 Juta ke Boediono
TribunJakarta.com/Anisa Kurniasih
Masruri Jayawangsa disamping karya lukisan miliknya pada pameran seni offline di Pasar Seni Ancol, Selasa (25/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Anisa Kurniasih

TRIBUNJAKARTA.COM, PADEMANGAN - Masruri Jayawangsa, pelukis di Pasar Seni Ancol yang pernah menjual karya lukisannya ke mantan wakil presiden periode 2009 - 2014 Boediono.

Masruri menjual lukisan bertemakan Melasti, upacara adat Bali seharga Rp 75 juta dalam sebuah pameran yang di gelar di salah satu hotel di Jakarta.

"Beliau waktu itu datang ke pameran dan suka dengan lukisan saya, dan harga itu bukan dari saya tapi dari beliau sendiri," ujar Masruri Jayawangsa di Ancol, Jakarta Utara, Selasa (25/12/2018).

Hal itu ia sampaikan kepada TribunJakarta.com saat pameran seni offline di Pasar Seni Ancol yang berlangsung hingga 6 Januari 2019.

Masruri mengaku hanya menyelesaikan lukisan berukuran 60 cm X 80 cm itu dalam waktu tiga hari.

Hidup bertahun - tahun sebagai seorang seniman, dirinya mengaku sering mendapat pesanan dari pejabat pemerintah untuk melukis profil mereka.

"Yang sering sih banyak permintaan dari orang pemerintahan, ada juga pejabat TNI yang minta digambar wajahnya sampai sosok pribadinya," tambahnya.

Lima tahun terakhir, Masruri pun telah menjadi seniman yang berlokasi di Pasar Seni dan memamerkan hasil karyanya kepada pengunjung.

Dalam pameran seni offline, ia juga turut menghadirkan karya miliknya bertema macan dengan maksa keberanian dan ketegasan.

Penulis: Anisa Kurniasih
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved