Breaking News:

Tsunami di Banten

Citra Selamat Tapi Ayahnya Sempat Hilang dan Ditemukan Tewas Akibat Tsunami Selat Sunda

"Pas sampe rumah saya nangis gak kuat, ayah saya gimana nasibnya, gak ada kabar tahunya hilang," katanya.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Citra Aliyani (14) warga Pejuang Bekasi yang jadi korban selamat saat tsunami menerjang Pantai Anyer. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI - Citra Aliyani (14), warga Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi berhasil menyelamatkan diri saat gelombang tsunami menerjang Pantai Anyer, Sabtu, (22/12/2018) lalu.

Citra menceritakan pengalaman yang ia rasakan saat berada di wilayah yang tengah tertimpa bencana alam. Ia merupakan bagian dari rombongan Family Gatehring pengurus Partai Golkar tingkat Kelurahan Pejuang.

Ia pergi bersama Kaka, dan ayahnya Sulaeman (38). Ketika detik-detik tsunami memerjang, ia tengah berada di dalam penginapan yang telrtak di Wisma Kompas Jalan Raya Pantai Carita Karang Bolong, Anyer, Banten.

Ia dam kakaknya berhasil selamat sedangkan ayahnya, dikabarkan hilang dan ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

"Waktu itu ayah bilang mau pergi mancing, dari rumah emang udah siapin pancingan, saya disuruh sama kakak dulu," kata Citra, di Kober Perahu, Jalan Melati, Pejuang, Bekasi.

Ketika ayahnya sudah berangkat memancing bersama teman-temanya, tidak lama sekitar pukul 22.30 WIB, ada sejumlah orang memberitahukan bahwa gelombang air laut sudah naik.

Alhasil seluruh orang panik dan diminta untuk keluar dari vila guna menyelamatkan diri ke dataran lebih tinggi. Citra saat itu sempat berulang kali menghubungi ponsel ayahnya. Namun upaya itu tidak berhasil karena tidak ada jawaban.

"Saya sempet telpon ayah nomornya masih aktif tapi gak di jawab, terus saya sempet gak mau pergi dari vila sebelum ketemu ayah, tapi orang-orang sudah maksa untuk cepet-cepet selamatin diri bersama rombongan yang lain," kata Citra.

Citra dan rombongan keluar dan menuju dataran tinggi dengan berjalan kaki, saat itu ia melihat air laut sudah mulai memasuki halaman depan vila tempat ia menginap.

Soal Liburan Natal dan Tahun Baru, Wali Kota Jakarta Barat Ingatkan Ini

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved