Satu Keluarga Tewas

Cerita Penjaga Toko Klontong Diperum Nainggolan Seusai Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi

Penjaga toko klontongan Diperum Nainggolan menceritakan kisahnya seusai pembunuhan satu keluarga di Bekasi hingga rencananya

Cerita Penjaga Toko Klontong Diperum Nainggolan Seusai Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi
TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Pintu masuk ke dalam rumah korban keluarga Diperum Nainggolan yang diduga menjadi korban pembunuhan motif dendam 

TRIBUNJAKARTA.COM - Penjaga toko klontong dan kontrakan milik Dauglas Nainggolan membagikan ceritanya pascapembunuhan satu keluarga di Jalan Bojong Nangka, Pondok Melati, Bekasi.

Rido Nainggolan (43) ditunjuk sang pemilik rumah, Dauglas Nainggolan untuk menjaga rumah dan kontrakan yang sebelumnya dijaga oleh Diperum Nainggolan.

Diperum Nainggolan (40) dan istrinya, Maya Boru Ambarita (37), serta kedua anaknya Sarah Boru Nainggolan (9) dan Arya Nainggolan (7), diketahui menjadi korban pembunuhan bersama keluarganya di rumah kontrakan tersebut pada Selasa (13/11/2018).

Pascapembunuhan satu keluarga di Bekasi, rumah kontrakan itupun kini hanya dihuni satu penyewa.

Rumah kontrakan itu memiliki kamar-kamar sebanyak 28 pintu terdiri atas dua lantai. Masing-masing lantai terdiri atas 14 lantai.

Pelaku Haris Simamora memperagakan cara dia membunuh keluarga Diperum Nainggolan di Bekasi. Prarekonstrusi digelar di Mapolda Metro Jaya, Senin (19/11/2018) siang.
Pelaku Haris Simamora memperagakan cara dia membunuh keluarga Diperum Nainggolan di Bekasi. Prarekonstrusi digelar di Mapolda Metro Jaya, Senin (19/11/2018) siang. (KOMPAS.COM/SHERLY PUSPITA)

Rido Nainggolan menceritakan pengalamannya saat baru pindah ke rumah kontrakan tersebut.

Ia pindah ke rumah kontran tersebut pada Minggu (23/12/2018).

Kala itu, Rido Nainggolan sudah mengetahui bahwa lokasi tersebut adalah tempat pembunuhan satu keluarga.

Kendati demikian, ia tak merasa takut untuk menjaga dan tinggal di rumah kontrakan itu.

Lebih lanjut, Rido Nainggolan enggan mendengar gosip warga sekitar yang mengartakan bahwa rumah kontrakan tersbeut anker setelah pembunuhan satu keluarga.

Halaman
1234
Penulis: Ilusi
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved