Breaking News:

Tsunami di Banten

Longsoran Erupsi Gunung Anak Krakatau Jadi Penyebab Tsunami Selat Sunda, Ini Analisa Ahli Geologi

Longsoran erupsi gunung Anak Krakatau jadi penyebab tsunami selat sunda, ini analisa Ahli Geologi.

Penulis: Kurniawati Hasjanah
Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Penampakan sebuah rumah di Desa Sambolo, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten setelah terhempas air Tsunami, Senin (24/12/2018). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Dewan Penasihat Ikatan Ahli Geologi Indonesia, Rovicky Dwi Putra mengungkapkan pandangannya terkait terjadinya tsunami di Selat Sunda.

Diketahui, tsunami Selat Sunda terjadi pada Sabtu (22/12/2018) malam.

Tsunami Selat Sunda itu menerjang kawasan Banten dan Lampung.

Sejumlah korban tsunami Selat Sunda itu berasal dari kalangan artis yang sedang berada di lokasi yakni grup band Seventeen, Dylan Sahara selaku istri Ifan Seventeen, Aa Jimmy dan keluarga serta lainnya.

Berdasarkan keterangan pers yang diterima TribunJakarta.com, tsunami Banten terjadi secara tetiba ketika Seventeen baru saja melantunkan lagu kedua di acara family gathering PLN.

Air pasang naik ke permukaan dan menyeret seluruh orang yang ada di lokasi.

Saat arus surut anggota Seventeen ada yang bisa menyelamatkan diri, namun ada sebagian juga yang tak menemukan tempat berpegangan.

Kala itu posisi panggung Seventeen tepat membelakangi laut.

Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, sebanyak 430 jiwa meninggal dunia hingga pukul 13.00 WIB pada Rabu (26/12/2018).

Dituding Kesalahan Fatal Karena Lalai Deteksi Bencana, Kepala BMKG Ungkap Masalah Ini

Tsunami Banten Terjadi saat Seventeen Lantunkan Lagu Kedua, Ifan: Kita Ikhlas

Dilansir TribunJakarta.com dari Kompas.com, Ketua Tim Tanggap Darurat Erupsi Gunung Anak Krakatau, Kusherdatno mengungkapkan, berdasarkan citra satelit yang didapatkan, tsunami yang terjadi di wilayah Selat Sunda diakibatkan adanya longsoran Gunung Anak Krakatau yang besar hingga mencapai 64 hektar.

Penampakan longsongan erupsi Gunung Anak Krakatau itu mencapai 64 hektare disebut sebagai penyebab terjadinya tsunami di Selat Sunda.

Gubernur Banten,Wahidin Halim saat meninjau lokasi terdampak Tsunami Selat Sunda di Mutiara Carita Resort, Kabupaten Pandeglang, Senin (24/12/2018).
Gubernur Banten,Wahidin Halim saat meninjau lokasi terdampak Tsunami Selat Sunda di Mutiara Carita Resort, Kabupaten Pandeglang, Senin (24/12/2018). (TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA)
Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved