Breaking News:

Sebaran Debu Vulkanik Gunung Anak Krakatau di Banten, BMKG Imbau Gunakan Masker dan Kacamata

Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mulai keluar. BMKG mengimbau masyarakat untuk gunakan masker serta kacamata jika hendak keluar rumah

Penulis: Erlina Fury Santika
Editor: Erik Sinaga
Awak Susi Air via Instagram @natgeoindonesia
Erupsi Rakata, Gunung Anak Krakatau pada Minggu (23/12/2018). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus memantau kondisi cuaca dan sebaran debu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Melalui laman Twitter resminya, @infoBMKG, pada Rabu (26/12/2018), pukul 19.00 WIB, terlihat adanya pola sebaran debu vulkanik dengan arah pergerakan menuju Barat Daya-Barat.

Sebaran debu tersebut mencapai ketinggian lebih dari 10 kilometer.

Atas pantauan tersebut, BMKG mengimbau masyarakat untuk gunakan masker serta kacamata jika hendak keluar rumah

"Pada peta sebelah kiri terlihat warna ungu yang dilingkari garis kuning adalah debu vulkanik yang terlihat oleh citra satelit," tulis akun BMKG pada Rabu (26/12/2018).

"Jangan lupa sobat selalu menggunakan masker dan kacamata jika hendak keluar rumah," imbuh akun BMKG.

Sebaran debu vulkanik Gunung Anak Krakatau ini juga jadi peringatan, terlebih untuk pihak penerbangan agar lebih berhati-hati.

BMKG: abu vulkanik buat kaca pesawat seperti gelas pecah

Sebelumnya diberitakan, tim BMKG belum berhasil mendekati Gunung Anak Krakatau.

Padahal tim sudah dua kali berangkat pada hari berbeda menggunakan pesawat Boeing 737 dari Bandara Halim Perdanakusuma menuju perairan Selat Sunda.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved