Breaking News:

Tsunami di Banten

Update Soal Cuaca dan Bencana, Masyarakat Bisa Pantau Aplikasi Info BMKG dan Magma Indonesia

BMKG meminta masyarakat tak termakan isu hoax tentang tsunami Selat Sunda dan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Awak Susi Air via Instagram @natgeoindonesia
Erupsi Rakata, Gunung Anak Krakatau pada Minggu (23/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Novian Ardiansyah

TRIBUNJAKARTA.COM, KEMAYORAN - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat tak termakan isu hoax tentang tsunami Selat Sunda dan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Untuk itu masyarakat diminta memantau perkembangan mutakhir berkaitan cuaca, iklim, kualitas udara, dan gempa bumi di Indonesia berdasar informasi resmi BMKG.

Informasi terkait kebencanaan geologi di Indonesia termasuk gunung api, pergerakan tanah, gempa bumi, dan tsunami bisa juga didapatkan dari Badan Geologi.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati meminta masyarakat berpandu pada informasi yang dikeluarkan instansi terkait, baik melalui situs resmi, akun media sosial atau aplikasi.

Dua aplikasi yang memberikan informasi resmi untuk menjawab pernyataan masyarakat terkait kebencanaan dapat diakses melalui aplikasi Info BMKG dan Magma Indonesia.

Dinding Kawah Gunung Anak Krakatau Terus Berguncang, Masyarakat Diminta Jauhi Pesisir Selat Sunda

Cerita Slamet Sempat Rekam Penampilan Seventeen Band: Tergulung Ombak dan Berenang Bersama Mayat

Selamat Tujuh Orang, Sembilan Rombongan Wisata Asal Serua Meninggal Disapu Tsunami Sudah Dimakamkan

"Kami mohon kepada masyarakat untuk tetap memonitor perkembangan informasi. Jadi informasi akan terus kami update mohon tetap dimonitor melalui situs media sosial atau pun aplikasi mobile Info BMKG serta aplikasi mobile Magma Indonsia dari Badan Geologi," tutur Dwikorita di Gedung C, kantor BMKG, Jakarta Pusat, Selasa (25/12/2018) malam.

"Karena aplikasi mobile Magma Indonesia ini akan memberikan peringatan dini tentang level aktivitas Anak Gunung Krakatau," sambung dia.

Ia menyarankan, agar masyarakat dapat mengecek langsung kebenaran informasi yang didapat melalui aplikasi-aplikasi tersebut.

Konfirmasi kebenaran informasi yang didapat perlu dilakukan agar menghindari masyarakat dari kekhawatiran atau kecemasan soal informasi yang belum benar adanya.

"Kalau mendengar isu mohon segera cek. Baik situs,  atau pun sosial media Info BMKG atau pun aplikasi mobile Info BMKG dan juga karena ini terkait erupsi vulkanik yang dapat memicu, yaitu pantau aplikasi Magma Indonesia dari Badan Geologi," kata Dwikorita.

Penulis: Novian Ardiansyah
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved