Cerita Toni 4 Tahun Jualan Trompet, Pendapatan Turun Karena Diterpa Isu AIDS dan Ayat Suci

Menurut Toni, isu penularan AIDS melalui trompet turut menurunkan penjualan trompet.

Cerita Toni 4 Tahun Jualan Trompet, Pendapatan Turun Karena Diterpa Isu AIDS dan Ayat Suci
TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Hari Antoni di lapak trompetnya di bilangan W. R Supratman, Rengas, Ciputat Timur, Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis (27/12/2018) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - Hari Antoni (38) sudah empat tahun berjualan trompet. Pria yang akrab disapa Toni itu mengeluhkan mengenai penjualan trompetnya yang semakin menurun walau jelang tahun baru.

Baginya, pamor trompet sudah mulai menurun di momen pergantian tahun. Menurut Toni, isu penularan AIDS melalui trompet turut menurunkan penjualan trompet.

Menurut dia, isu tersebut menyebabkan minat masyarakat menurun karena mengira AIDS bisa menular lewat air liur di trompet.

"Ya namanya isu. Saya mah berani saja, masa iya kaya gitu. Kalau gitu pembuatnya bisa kena duluan dong," ujarnya.

Selain soal penyakit, trompet juga sempat diisukan dibuat dari kertas yang ada tulisan ayat sucinya.

"Kalau begitu saya berani fair saja, kalau mau buka trompetnya, ada apa enggak," ujarnya sambil menunjuk trompet dagangannya.

2018 Tinggal Hitungan Hari, Yuk Bikin Best Nine untuk Instagrammu dan Sambut Tahun Baru 2019

Intip Sederet Ucapan Selamat Tahun Baru 2019 Dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris

Meskipun begitu, Toni tidak menyerah. Momen pergantian tahun 2019 masih tetap ia manfaatkan untuk berjualan trompet.

"Orang pada bilang, enggak takut lu jualan. Saya mah namanya orang dagang, halal, ya ngapain takut," ujarnya.

Toni sudah membuka lapak trompetnya sejak Jumat (21/12/2018) lalu. Di saat penjual trompet lain memilih tutup lapak, ia memilih untuk mengais rezeki di minggu akhir Desember ini.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved