Sudinhub Jakarta Timur Kerahkan 150 Personel Jaga Lalu Lintas Malam Tahun Baru

Slamet Dahlan menjelaskan, bahwa pihaknya telah menentukan titik mana saja yang berpotensi ramai dan rawan kemacetan saat malam pergantian tahun baru.

Sudinhub Jakarta Timur Kerahkan 150 Personel Jaga Lalu Lintas Malam Tahun Baru
TRIBUNJAKARTA.COM/NAWIR ARSYAD AKBAR
Sejumlah petugas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur sedang mengatur lalu lintas di sekitar Stasiun Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (27/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nawir Arsyad Akbar

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur akan mengerahkan sebanyak 150 personel, untuk mengamankan dan mengatur lalu lintas saat malam pergantian tahun baru.

Kasi Pengawasan dan Pengendalian Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur Slamet Dahlan mengatakan, pihaknya akan menyebar petugasnya di lokasi-lokasi keramaian dan rawan kemacetan saat malam tahun baru.

"Mereka ditempatkan di titik rawan kemacetan lalu lintas, gereja, pasar, terminal dan tempat keramaian lain. Khusus malam tahun baru, personel lebih banyak ditempatkan di TMII," ujar Slamet Dahlan, Kamis (27/12/2018).

Slamet Dahlan menjelaskan, bahwa pihaknya telah menentukan titik mana saja yang berpotensi ramai dan rawan kemacetan saat malam pergantian tahun baru.

"Seperti, di kawasan simpang Cililitan, simpang Jalan Pemuda-Jalan Pramuka, simpang Garuda dan simpang Pasar Rebo," ujar Slamet Dahlan.

Pihak Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur juga akan mengerahkan 10 mobil derek, 10 mobil operasional dan 30 motor patroli di 15 titik rawan kemacetan.

Rumah Lantai 2 di Cilincing Hangus Terbakar, Nenek, Ibu dan Seorang Bayi Tewas

Sementara itu, karena kegiatan malam pergantian tahun baru di Jakarta Timur dipusatkan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Slamet Dahlan mengatakan bahwa pihaknya akan menambah sejumlah petugas di titik tersebut.

Khususnya jika daya tampung parkir TMII tidak dapat menampung seluruh pengunjung yang datang.

"Khusus untuk kawasan TMII, jika daya tampung sudah overload maka kendaraan akan kita alihkan agar tidak sampai crowded lalu lintasnya," ujar Slamet Dahlan.

Penulis: Nawir Arsyad Akbar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved