Berkedok Toko Kosmetik, Polisi Gerebek Penjual Obat Daftar G Tanpa Izin di Duren Sawit

"Kami dapat pengaduan masyarakat yang resah, selain menjual kosmetik, toko ini disebut menjual obat tanpa izin ke para pemuda," kata Bripka Ambarita.

Berkedok Toko Kosmetik, Polisi Gerebek Penjual Obat Daftar G Tanpa Izin di Duren Sawit
Istimewa/Dokumentasi Raimas Backbone Polres Jakarta Timur
Toko kosmetik yang turut menjual obat daftar G tanpa izin di kawasan Malaka, Duren Sawit, Jakarta Timur. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Tim Raimas Backbone Polres Metro Jakarta Timur berhasil menggerebek toko kosmetik yang selama ini memperjualbelikan obat daftar G tanpa izin di kawasan Duren Sawit.

Ungkap kasus ini bermula dari aduan masyarakat yang resah dengan keberadaan toko yang menjual bebas obat daftar G ke kalangan remaja.

"Kami dapat pengaduan masyarakat yang resah, selain menjual kosmetik, toko ini disebut menjual obat tanpa izin ke para pemuda," ucap Katim Raimas Bripka Ambarita, Jumat (28/12/2018).

Petugas kepolisian pun langsung melakukan pemeriksaan di setiap sudut toko berukuran 2x3 meter tersebut.

Namun, petugas hampir dikelabui oleh sang pemilik toko lantaran obat-obat tersebut disembunyikannya di dalam tanah.

"Kami berhasil temukan ratusan butir obat daftar G di kubur di dalam tanah, tepatnya di bagian belakang toko," ujarnya.

66 Proyek Senilai Rp 10,3 Miliar Dinas PUPR Depok Tahun 2018 Gagal Lelang

Total sebanyak 487 butir obat daftar G yang terdiri dari eximer dan tramadol ditemukan oleh petugas.

Guna kepentingan penyelidikan, sang pemilik toko dan barang bukti ratusan obat daftar G langsung diamankan menuju Polres Metro Jakarta Timur.

"Penjual dan barang bukti yang kami temukan langsung kami serahkan ke Satnarkoba Polres Metro Jakarta Timur," kata Ambarita.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved