Politikus PKS Sebut Anies Basdewan Idealnya Segera Dapatkan Pendamping

Ahmad Syaikhu menilai, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan idealnya segera mendapatkan pendamping.

Politikus PKS Sebut Anies Basdewan Idealnya Segera Dapatkan Pendamping
TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Calon kandidiat wagub DKI dari PKS Ahmad Syaikhu 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu menilai, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan idealnya segera mendapatkan pendamping. Sebab, mengurus daerah setingkat provinsi tentu disibukkan segudang pekerjaan.

Syaikhu ketika dimintai tanggapan terkait posisi Gubernur DKI Jakarta tanpa memiliki Wakil Gubernur usai ditinggal Sandiaga Uno apakah berat atau tidak ia mengatakan, hal itu tentu hanya bisa dijawab oleh Anies Basdewan.

Namun, untuk mengurus daerah setingkat provinsi ditambah kedudukan DKI Jakarta sebagai ibu kota menurut dia, mengurus seorang diri tentu disibukkan dengan pekerjaan mulai dari pekerjaan tingkat daerah bahkan pekerjaan yang sifatnya kordinasi dengan pemerintah pusat.

"Yang merasakan ini (berat atau tidak) tentu pak Anies, tapi secara ya mungkin melihat tugas-tugas dari kepala daerah setingkat Gubernur saya kira memang idealnya secepatnya perlu wakil, kalau enggak nanti banyak kerjaan-kerjaan yang sifatnya akan secara waktu enggak bisa dijalankan secara bersamaan," kata Syaikhu di Bekasi, Kamis, (27/12/2018).

Kedudukan wakil kata dia akan sangat penting untuk memutuskan kebijakan secara cepat.

Seorang kepala daerah bisa saja mengutus Sekertaris Daerah (Sekda) dalam momen atau rapat kerja tertentu namun, kedudukannya tidak akan bisa mengambil keputusan.

"Enggak mungkin juga Gubernur menangani ini semua padahal ada kerjaan-kerjaan di tingkat daerah yang harus segera diselesaikan, kalau pun itu bisa diturunkan ke Sekda atau di bawahnya, bisa jadi enggak bisa mengambil keputusan secara cepat, ya memang idealnya lebih cepat terselesaikan (penunjukan wakil)," jelas dia.

Menurut Syaikhu, saat ini ia masih menunggu proses politik yang tengah dijalani Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS DKI Jakarta dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindara DKI Jakarta.

"Ya mudah-mudahan DPW PKS dan DPD Gerindra sesegera mungkin bisa menyelesaikan kesepakatan-kesepakatan politis yang diinginkan," ungkapnya.

Dia menambahkan, sejauh ini kedua partai itu sejatinya telah sepakata dengan pengajuan dua nama, dirinya dan Sekertaris DPW PKS DKI Jakarta Agung Yulianto sebagai dua kandidiat pengisi kursi Wagub DKI.

Namun kata Syaikhu, kesepakatan itu belum cukup lantaran usulan kandidat Wagub DKI perlu tanda tangan melalui surat keputusan bersama dan diajukan ke DPRD DKI Jakarta.

"Cuma bagaimana proses politiknya aja, iya kalau melihat pertemuan antara PKS dan Gerindra yang terdahulu ya sudah sepakat mengajukan nama yang akan diusulkan. Nah untuk mengajukan nama yang diusulkan kan harus ada tanda tangan dari dua belah pihak, baik dari DPW PKS baik dari DPD Gerindra," jelas dia.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Rr Dewi Kartika H
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved