Breaking News:

Tsunami di Banten

Senyum Merekah Anak Kecil Korban Tsunami Ketika Bermain Ular Tangga dengan Para Relawan

sejumlah anak kecil terlihat sangat antusias bermain ular tangga di dalam tenda pengungsian korban tsunami Selat Sunda di SD Kalanganyar 01, Labuan

TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma
Tata (kiri) bersama sejumlah rekannya menghibur anak-anak korban tsunami Selat Sunda di pengungsian SD Kalanganyar 01. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, LABUAN - Riang gembira, sejumlah anak kecil terlihat sangat antusias bermain ular tangga di dalam tenda pengungsian korban tsunami Selat Sunda di SD Kalanganyar 01, Labuan, Pandeglang, Banten.

Sambil memegang pundak temannya, mereka berjalan di bawah tangan para relawan, sambil terus tertawa.

Kebahagiaan dan tawa riang terus terpancar dari sejumlah anak kecil tersebut, tak terlihat ketakutan akan tsunami yang beberapa hari lalu baru menerjang kawasan tempat tinggalnya.

Tata salah seorang relawan dari perguruan tinggi negeri di wilayah Banten menuturkan, aksi mengajak para anak korban tsunami tersebut spontan ia lakukan dengan teman-temannya.

"Ini spontan aja sih on the spot, kami datang untuk mengirim bantuan logistik," kata Tata di SD Kalanganyar usai bermain ular tangga dengan para anak kecil korban tsunami, Jumat (18/12/2018).

Tata (kiri) bersama sejumlah rekannya menghibur anak-anak korban tsunami Selat Sunda di pengungsian SD Kalanganyar 01.
Tata (kiri) bersama sejumlah rekannya menghibur anak-anak korban tsunami Selat Sunda di pengungsian SD Kalanganyar 01. (TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma)

Lanjutnya, ketika mendistribusikan logistik ia bersama sejumlah rekannya pun tersentuh untuk bisa menghibur para anak kecil tersebut.

"Tersentuh sih apalagi kalau dengar cerita mereka sedih banget, saya juga punya adik yang seusia mereka," kata Widya salah seorang relawan yang lainnya.

Lanjut Tata, ia dan sejumlah rekannya pun turut bahagia melihat para anak korban tsunami tertawa riang dan gembira.

Kehilangan Rumah, Korban Tsunami Selat Sunda Bingung Harus Mengungsi Sampai Kapan

Update Korban Tsunami Selat Sunda, BNPB: 426 Orang Meninggal Dunia

Menteri Jonan: Tsunami Selat Sunda Belum Tentu karena Erupsi Gunung Anak Krakatau

"Bahagia banget mas bisa ngehibur mereka, buat mengobati trauma mereka juga meskipun gak maksimal," ujar Tata.

Usai mendistribusikan logistik dan menghibur para anak kecil tersebut, Tata pun dengan berat hati meninggalkan SD Kalanganyar bersama sejumlah rekannya.

"Ini kami mau pulang, tujuannya kan hanya mendistribusikan logistik. Jadi tadi benar-benar on the spot aja kami menghibur anak-anak kecil disini," imbuh Tata.

Penulis: Dwi Putra Kesuma
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved