Antisipasi Parkir Liar, Dishub Jaksel Siapkan Mobil Derek di Ragunan dan Setu Babakan
2 destinasi wisata yang menjadi simpul hiruk pikuk kemacetan selama libur panjang Natal hingga tahun baru 2019 diperkirakan berada di Ragunan.
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas
TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN - Dua destinasi wisata yang menjadi simpul hiruk pikuk kemacetan selama libur panjang Natal hingga tahun baru 2019 diperkirakan berada di Taman Margasatwa Ragunan dan Setu Babakan.
Para pengunjung sebagian besar memilih dua tempat itu untuk berwisata sehingga akan menyebabkan penumpukan khususnya kendaraan roda dua maupun empat.
Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan mengerahkan sejumlah personil lebih besar untuk mengatur arus lalu lintas di dua titik tersebut guna mengantisipasi kemacetan.
Hal itu diterangkan oleh Kepala Seksi Pengendalian Operasional Sudin Perhubungan Jakarta Selatan, Edy Sufaat saat ditemui TribunJakarta.com.
"Itu kan (libur) hampir 2 minggu kita terjunkan tiga kali lipat personil menjadi 60 personil, untuk malam tahun baru di Setu Babakan kita tempatkan penambahan personil," ungkapnya di Kantor Sudin Perhubungan Jakarta Selatan pada Sabtu (29/12/2018).
Untuk menjelang malam tahun baru di hari Senin (31/12/2018) nanti, Edy melanjutkan tidak melakukan penutupan jalan di sekitar Setu Babakan yang menjadi puncak perayaan tahun baru untuk wilayah Jakarta Selatan.
• Tempat Alternatif di Yogyakarta untuk Rayakan Malam Tahun Baru, Bukit Bintang hingga Puncak Becici
• Sederet Gejala Kelenjar Getah Bening, Penyakit yang Diidap Rifai Pamone Jurnalis Metro Tv
Pengaturan arus lalu lintas hanya dilakukan oleh sejumlah personil Dishub di setiap persimpangan jalan mengarah ke Setu Babakan.
Selain memiliki kewajiban mengamankan arus lalu lintas, Sudin Dishub Jakarta Selatan menyiapkan sejumlah mobil derek untuk menertibkan para pengendara yang membandel khususnya parkir liar.
Sebab, jalan menuju Setu Babakan hanya dua jalur berukuran sempit sehingga apabila ada mobil yang parkir sembarangan akan memakan bahu jalan imbasnya menimbulkan kemacetan.
"Di Ragunan ada dua mobil derek sementara di Setu Babakan satu mobil derek," lanjut Edy.
Sejumlah kantong parkir pun disiapkan untuk kendaraan yang berkunjung ke Ragunan.
Para pengunjung yang hendak menyambangi Ragunan kemudian diarahkan menggunakan moda transportasi gratis TransJakarta guna mengantisipasi kemacetan.
"Di Ragunan ada shuttle bus gratis selama masa natal dan tahun baru. Kendaraan bisa parkir di Pertanian dan Bumi Perkemahan Ragunan kemudian naik bus TransJakarta gratus," bebernya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/sejumlah-mobil-derek-yang-terparkir.jpg)