Breaking News:

Tsunami di Banten

Nyanyikan Lagu 'Kemarin' Seventeen di Singapura, Pasha Ungu Justru Minta Maaf Kepada Ifan

Pasha Ungu minta maaf setelah menyanyikan lagu 'Kemarin' dari Seventeen. Ia juga ungkap kerinduannya pada 3 personel Seventeen yang sudah wafat.

TribunWow - Instagram @ifanseventeen/Kolase TribunWow.com
Pasha Ungu dan Ifan Seventeen 

TRIBUNJAKARTA.COM - Wakil Wali Kota Palu Pasha Ungu berkunjung ke Singapura untuk hadir di Seleb Fest.

Melalui unggahan di akun Instagramnya, @pashaungu_vm, Pasha Ungu membagikan agenda acara tersebut.

Ia menyebut undangan itu berkah di balik kesulitan yang tengah ia jalani.

"Syukur Alhamdulillah ya Allah.. dibalik kesulitan KAU berikan kemudahan dan rezeki yang baik untuk kami dan keluarga..," tulis Pasha Ungu pada Sabtu (29/12/2018).

"*to all the fans in Singapore, Pashaholic in singapore and of course Cliquers Singapore,can’t hardly wait to see u tonite on 08:30pm in Suntec City Singapore..be there!" imbuh Pasha Ungu.

Pada acara itu, Pasha Ungu didapuk sebagai pengisi acara.

Iapun bernyanyi secara solo tanpa grup musiknya, Ungu.

Pasha Ungu berakustikan hanya menggunakan gitar.

Pada unggahan video story akun Instagramnya, terlihat Pasha Ungu duduk di sebuah sofa berwarna abu-abu.

Ia mengenakan sweater abu-abu tua dan sepatu cokelat muda.

Pada kesempatan itu, Pasha Ungu ternyata menyanyikan lagu Seventeen yang berjudul Kemarin.

Lantunan gitar yang ia petik membuat penonton yang hadir turut bernyanyi.

Pada keterangan video, Pasha Ungu justru minta maaf kepada Ifan.

Suami Adelia Wilhelmina itu minta maaf lantaran ia tak meminta izin untuk menembangkan lagu tersebut kepada satu-satunya personel Seventeen yang tersisa, Ifan Seventeen.

Namun ia menjelaskan bahwa penonton turut bernyanyi bahkan menitip doa buat Ifan Seventeen.

Meski begitu, Pasha Ungu mengaku lagu tersebut akan lebih syahdu jika Ifan Seventeen langsung yang membawakannya.

Pada keterangan video tersebut, Pasha Ungu juga menyampaikan kerinduannya kepada tiga personel Seventeen yang kini meninggal dunia setelah tersapu ombak tsunami di Banten, yakni Bani Seventeen, Herman Seventeen dan Andi Seventeen.

"Dinda @ifanseventeen maaf ya tadi kanda ga izin dulu, kanda bawain lagunya di Singapura dan semua nyanyi juga titip doa buat dinda.. Insya Allah dinda kuat dan terus berkarya," tulis Pasha Ungu.

"Lebih syahdu kalau @ifanseventeen yang bawain (emoji sedih)," tulis Pasha Ungu.

"Teruntuk sahabatku almarhum Herman, Bani, Andi Seventeen.. (emoji menangis)," tutup Pasha Ungu.

Pasha Ungu menyanyikan lagu 'Kemarin' yang dipopulerkan oleh Seventeen di Singapura, Sabtu (29/12/2018).
Pasha Ungu menyanyikan lagu 'Kemarin' yang dipopulerkan oleh Seventeen di Singapura, Sabtu (29/12/2018). (Instagram/@pashaungu_vm)

Beri dukungan moril

Sebelumnya, Pasha Ungu mengajak masyarakat Indonesia untuk membangkitkan semangat hidup Ifan Seventeen dan Ade Jigo.

Diketahui, Ifan Seventeen dan Ade Jigo merupakan korban selamat dari terjangan tsunami Selat Sunda pada Sabtu (22/12/2018) lalu.

Saat itu keduanya tengah mengisi acara yang diselenggarakan oleh PLN.

Tsunami itu tak hanya meluluhlantahkan daerah Banten dan Lampung, namun juga merenggut orang-orang terkasih Ifan Seventeen dan Ade Jigo.

Ifan Seventeen kehilangan istri, Dylan Sahara dan tiga rekan grupnya, Bani Seventeen, Herman Seventeen dan Andi Seventeen.

Sementara Ade Jigo kehilangan istrinya dan sahabatnya, Aa Jimmy beserta 2 anak dan istrinya.

Atas kehilangan tersebut, Pasha Ungu sangat paham bahwa itu adalah hal yang berat yang tengah dijalani oleh Ifan Seventeen dan Ade Jigo.

Tak hanya memberikan kalimat dukungan, Pasha Ungu juga berharap keduanya bisa berkarya lagi industri hiburan Tanah Air.

"Assalamualaikum Wr. Wb, saya Pasha ungu ingin mengajak seluruh masyarakat Indonesia khususnya bagi rekan-rekan musisi Tanah Air untuk mendoakan dan mendukung saudara kita Ifan Seventeen dan Ade Jigo untuk senantiasa tabah dalam menghadapi cobaan ini dan tentunya terus berkarya," ucap Pasha Ungu dalam fitur story akun Instagramnya, @pashaungu_vm, Sabtu (29/12/2018).

 Unggah Foto dengan Herman Seventeen, Pasha Ungu Masih Tak Menyangka: Bro Orang Baik Banget

 Basis Seventeen Jadi Korban Meninggal Tsunami Banten, Pasha Ungu Ungkapkan Kesedihannya

 Didesak Mundur dari Jabatan Wakil Wali Kota Palu, Pasha Ungu: Ada Kelompok yang Manfaatkan Situasi

Follow:

Di unggahan story berikutnya, suami Adelia Wilhelmina itu membagikan caranya untuk memberikan dukungan.

Dukungan itu tak hanya ditujukan untuk Ifan Seventeen dan Ade Jigo, namun juga untuk seluruh korban tsunami Selat Sunda.

Berikut cara untuk beri dukungan moril kepada korban tsunami lewat media sosial.

- Buat video snapgram atau Instastory berdurasi 15 detik dengan narasi:

Saya (nama kamu( ikut mendukung dan mendoakan Ifan Seventeen juga Ade Jigo, serta seluruh korban dari musibah tsunami di Selat Sunda, untuk bisa bangkit dan tetap kuat. Kami bersamamu!!

- Sertakan tagar (hashtag):

#SejutaCintaUntukSeventeenDanJjigo
#SejutaCintaUntukKorbanTsunamiSelatSunda

- Jangan lupa mention:

@ifanseventeen
@adejigo.

Unggahan fitur story akun Instagram Pasha Ungu yang mengajak masyarakat memberikan dukungan moril kepada Ifan Seventeen dan Ade Jigo, Sabtu (29/12/2018).
Unggahan fitur story akun Instagram Pasha Ungu yang mengajak masyarakat memberikan dukungan moril kepada Ifan Seventeen dan Ade Jigo, Sabtu (29/12/2018). (Instagram/@pashaungu_vm)

Ajak menyanyi

Sebelumnya, Pasha Ungu mempersembahkan sebuah unggahan Instastory untuk Ifan Seventeen.

Dalam unggahan Instagram @pashaungu_vm yang dikutip TribunWow.com pada Kamis (27/12/2018), Pasha Ungu tampak tengah mencoba memainkan piano lagu 'Kemarin' ciptaan mendiang Herman Sikumbang.

Pasha Ungu juga tak menutup kemungkinan kelak dirinya bisa bernyanyi bersama Ifan Seventeen.

"Lagi coba belajar mainin musiknya dan ngafalin lyricnya siapa tau nanti nyanyi bareng saudaraku @ifanseventeen," tulis Pasha Ungu.

Melihat unggahan tersebut, di hari yang sama Ifan Seventeen kembali mengunggah Instastory Pasha Ungu di akun @ifanseventeen dan memberinya komentar.

Ifan Seventeen mengaku sedih dan tidak tahu kapan dirinya bisa bernyanyi lagi, terlebih menyanyikan lagu 'Kemarin' ciptaan sahabatnya yang sudah tiada.

Ifan Seventeen pun meminta Pasha Ungu saja yang bernyanyi dan memujinya lebih bagus dalam bernyanyi.

"Ya Allah kanda aku ga tau kapan bisa nyanyi lagi, apalagi lagu itu.

Kanda aja yang nyanyi ya, pasti lebih bagus," tulis Ifan Seventeen.

Ifan Seventeen komentari unggahan Pasha Ungu yang bawakan lagu 'Kemarin' ciptaan mendiang Herman.
Ifan Seventeen komentari unggahan Pasha Ungu yang bawakan lagu 'Kemarin' ciptaan mendiang Herman. (Instagram/@pashaungu_vm - @ifanseventeen)

Pasca tsunami yang menerjang Banten dan Lampung pada Sabtu (22/12/2018) malam itu, Ifan Seventeen harus kehilangan orang-orang tercintanya.

Ifan Seventeen ditinggalkan sang istri, Dylan Sahara, serta keluarga Seventeen seperti Bani, Herman, Andi, Oki, dan Ujang.

Pada uanggahan Instagramnya pada Jumat (28/12/2018), Ifan Seventeen mengungkap bagaimana dirinya bisa bertahan kala tertimpa bencana tersebut.

Dalam unggahan itu, Ifan Seventeen menunjukkan foto dirinya bersama sebuah kotak warna hitam yang biasa digunakan sebagai properti panggung.

Di samping kanan, terdapat sosok Mas Epi dan di kirinya ada sosok Bang Yusron.

Kotak hitam itu sangat berjasa bagi Ifan Seventeen dan tiga orang korban lainnya yang terkatung-katung di lautan dan hanya bisa berpegangan pada kotak itu untuk bisa terus terapung.

Sementara Mas Epi dan Bang Yusron adalah dua orang yang awalnya tidak saling kenal dengan Ifan Seventeen namun ikhlas selama dua hari penuh membantu Ifan.

Banyak bantuan yang diberikan Mas Epi dan Bang Yusron kepada Ifan Seventeen, mulai dari makanan, pinjaman jaket, sarung, pakaian, tas, hingga obat-obatan.

Tak hanya itu, Mas Epi dan Bang Yusron dengan setia menemani dan mengantar Ifan Seventeen dalam proses mencari Dylan Sahara dan Andi drummer Seventeen(TribunJakarta.com EFS/TribunWow.com Ifa Nabila)

Penulis: Erlina Fury Santika
Editor: Erlina Fury Santika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved