Breaking News:

Erupsi Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau Unik: Visual Indah, Sangat Aktif, Kawah Hilang

Kushendratno menemukan keunikan selama bertugas memantau aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau. Simak berikut ini.

Editor: Y Gustaman
KOMPAS/RIZA FATHONI
Aktivitas letupan abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda terpantau dari udara yang diambil dari pesawat Cessna 208B Grand Caravan milik maskapai Susi Air, Minggu (23/12/2018). ( 

"Dia suka ngobrol lewat WhatsApp kalau ngga enak ngomong langsung. Biasanya chat 'Makan yuk', 'Keluar Yuk' atau makan kemana gitu. Lebih bersifat conversation," ujarnya.

Namun, hari itu ada yang berbeda dengan pesan yang dikirim Dylan Sahara karena tak seperti biasanya.

Rupanya, Dylan Sahara sempat mengungkap kerinduannya melalui WhatsApp seraya menatap Ifan.

"Nah, seharian itu dia ngga ada WhatsApp apa-apa, cuman WhatsApp 'I Miss You' gitu. Aku juga ngga tahu apa yang terjadi, kok dekat tapi bilangnya kangen," tutur Ifan.

Ifan sempat bingung dengan pesan dan tingkah istrinya yang tak seperti biasanya.

Apalagi Dylan mengucap rindu saat mereka berdekatan. Tapi, Ifan tak terlalu mempedulikan pesan tersebut.

"Aku sempat kenapa kok kangen, tapi aku ngga nganggap itu (chat kangen) kayak apa gitu engga. Maksudnya ya udahlah, aneh aja gitu dekat sama aku kok bilang kangen. Cuman aku ngga rasa apa-apa, dia cuman ngelihatin aku," lanjut Ifan sambil terisak.

Tak hanya itu, Ifan juga sempat merasa aneh dengan tingkah istrinya yang mendadak sangat manja sebelum Seventeen manggung.

Dylan Sahara mendadak ingin dipangku dan bertanya perasaan Ifan kepadanya setelah 2 tahun menikah.

Tingkah seperti itu tak pernah biasanya dilakukan oleh Dylan Sahara ketika Ifan akan manggung.

Perlu Diketahui Soal Penempatan dan Pemanggilan CPNS 2018 Kemenkumham

Sanksi Bagi Pelamar CPNS 2018 yang Mundur Setelah Lolos Seleksi, Simak Penjelasannya!

Ifan mengaku sempat kesal dengan tingkah dan pertanyaan Dylan Sahara tentang perasaannya.

Bahkan ketika Dylan meminta peluk dan cium pun tidak dituruti oleh Ifan.

Kala itu Ifan berniat meledek istrinya dan menjanjikan akan mencium Dylan Sahara selesai manggung.

Sayangnya sebelum selesai manggung, peristiwa nahas justru lebih dulu terjadi dan menewaskan istrinya, Dylan Sahara.

"Paling dia suka cari makan aja, eh ini tiba-tiba dia nyamperin ke belakang panggung minta pangku, terus minta peluk. Terus dia nanya, kamu sayang nggak, kamu kangen ngga, kamu cinta ngga.

Cuman karena aku ngga sadar ya aku marah lah ngapain (nanya) kayak gitu. Kalau ngga sayang, ngga cinta ya ngapain dinikahin, aneh gitu," sambungnya.

Terlihat ada penyesalan di raut wajah Ifan Seventeen yang tidak menuruti permintaan sang istri terakhir kalinya.

Tangis Ifan pecah, ia berandai-andai jika dirinya tahu akan terjadi tsunami pasti tidak akan ada cerita seperti ini.

"Terus dia cium pipiku, terus dia minta cium . Jadi ya itulah, tapi ngga kena ciumnya karena aku ledekin. Aku bilang 'Nanti ya aku sibuk, tenang ya habis manggung'. Ya Allah, kalau aja aku tahu ya begitulah, beda lagi ceritanya," tuturnya sambil menangis.

Karier Dylan Sahara 

 Dylan Sahara ternyata semasa hidupnya memang terkenal sebagai pekerja keras, bahkan sebelum menjadi istri Ifan.

Perempuan berusia 25 tahun ini memulai karirnya di dunia hiburan menjadi seorang model foto terlebih dahulu.

Jejak itu pun sudah dilakukannya sedari masih duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA) 4 Yogyakarta.

Jadi Korban Tsunami di Banten, Aa Jimmy dan Istri Dimakamkan Berselebelahan, Intip Suasana Pemakaman

Duka Ifan Seventeen, Ditinggal 3 Personel, Sempat Putus Asa hingga Tegar Saat Kuburkan Sang Istri

Bahkan, foto ia pun sempat masuk ke situs pencarian model di area Yogyakarta saat itu.

Follow Juga:

Setelah lulus, Dylan Sahara pun memutuskan untuk melanjutkan pendidikan ke Jakarta, dengan masuk London School Public Relation di tahun 2011.

 

Ia pun lulus tepat waktu di tahun 2015 dan langsung bekerja di sebuah perusahaan Pialang sebagai Business Manager.

Tak cukup puas, menyadari parasanya yang cantik itu, Dylan akhirnya memutuskan untuk terjun ke dunia hiburan.

Dituding Kesalahan Fatal Karena Lalai Deteksi Bencana, Kepala BMKG Ungkap Masalah Ini

Dikritik Lantaran Unggah Ucapan Selamat Natal, Dul Jaelani: Itu yang Ngucapin John Lennon

Dylan Sahara pun menjadi presenter di sebuah acara Talkshow stasiun TV ternama, dua tahun lalu.

Dari situ, karirnya sebagai presenter pun terus maju hingga ia menjadi presenter program hiburan di beberapa stasiun TV.

Perjuangan Ifan Seventeen Hingga Harapannya Terwujud

Perjuangan vokalis band Seventeen, Ifan Seventeen untuk pulang bersama dengan sang istri, Dylan Sahara akhirnya terwujud.

Ifan Seventeen diketahui kekeh mencari dimana keberadaan istrinya seusai diterjang tsunami di Banten pada Sabtu (22/12/2018) malam.

Lantas, di tengah kegigihannya mencari keberadaan Dylan Shara, beredar kabar soal tempat yang diduga menjadi lokasi keberadaan istri Ifan Seventeen.

Kendati demikian, kabar tersebut tidak benar adanya atau bohong.

Lantaran Ifan Seventeen sudah mengecek ke lokasi tersebut namun hasilnya nihil.

"Hoax. Sempat beredar lihat mbak Dylan di klinik samping SMP. Infonya di klinik A samping SMP. Saya telepon mas Ifan katanya itu hoax karena dia sudah ke sana," tukasnya.

Ifan Seventen dan Dylan
Ifan Seventen dan Dylan (Instagram Ifan Seventeen)

Namun, Ifan Seventeen tak menyerah untuk menemukan istrinya, Dylan Sahara.

Ia pun membagikan sepenggal momen saat tengah mencari keberadaan sang istri dalam Instagram Story miliknya.

Ifan Seventeen juga menuliskan sebuah keterangan tertulis dalam momen pencarian Dylan Sahara tersebut.

Dalam keterangan tersebut, Ifan Seventeen mengatakan bahwa dirinya akan menjemput Dylan Sahara.

Bahkan, Ifan Seventeen mengatakan bahwa dirinya akan pulang bersama-sama dengan sang istri.

"Aku masih di sini, enggak kemana-mana, aku jemput kamu, kita pulang sama-sama ya sayang, tunggu ya," tulis Ifan Seventeen dikutip TribunJakarta.com, pada Senin (24/12/2018).

Instastory Ifan Seventeen
Instastory Ifan Seventeen (Instagram Ifan Seventeen)

Hingga akhirnya, jasad Dylan Sahara ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Kabar tersebut diinformasikan oleh Ifan Seventeen dalam akun Instagram resmi miliknya.

Hal tersebut dibagikan seraya mengunggah foto dirinya bersama sang istri, Dylan Sahara.

"Alhamdulillah udah ketemu istriku @dylan_sahara

Makasih ya temen-temen doanya, cuma Allah yang bisa bales kebaikan temen-temen.

Minta tolong kirimin al-fatihah ya buat istriku @dylan_sahara InsyaAllah husnul khotimah. Allahumma amin," tulis Ifan Seventeen Senin (24//12/2018).

ifanseventeen
instagram.com/ifanseventeen

Lebih lanjut, Ifan Seventeen mengabadikan momen kala dirinya sudah dalam mobil bersama keranda yang berisi jasad sang istri, Dylan Sahara.

Pada momen tersebut, Ifan Seventeen tampak mensyukuri atas ditemukannya sang Istri, Dylan Sahara.

"Alhamdulillah kita udah semobil lagi. Yuk pulang yuk @dylan_sahara," tulis Ifan Seventeen.

Ifan Seventeen mengabadikan momen saat semobil bersama jasad sang istri, Dylan Sahara, Senin (24/12/2018)
Ifan Seventeen mengabadikan momen saat semobil bersama jasad sang istri, Dylan Sahara, Senin (24/12/2018) (Instagram Story Ifan Seventeen)

Kerinduan Ifan Seventeen kepada Dylan Sahara

Dylan Sahara tak kunjung ditemukan, Ifan Seventen mengungkapkan rasa rindunya yang mendalam.

Ia mengunggah Instagram Story yang memperlihatkan foto sang istri sedang berada di suatu jalan.

 Hilang di Hari Kelahiran, Dylan Sahara Diminta Ifan Seventeen Pulang, Ucapan Arie Untung Dikritik

 Hilang dan Tak Kunjung Ditemukan, Lokasi Keberadaan Istri Ifan Seventeen Dibeberkan Mulan Jameela

Ifan Seventen pun menuliskan kata sederhana namun menyentuh hati.

Ifan sepertinya sangat rindu dan menaruh harapan besar sang istri bisa kembali kumpul bersamanya.

"Pulang lah sayang, aku kangen banget," tulis Ifan dengan emoticon sedih.

Dylan Sahara dan Ivan Seventeen
Dylan Sahara dan Ivan Seventeen (Instagram Ifan Seventeen)

Sebelum unggahan itu, Ifan Seventen juga sempat mengunggah sebuah foto ia dan istrinya yang menyatakan jika istrinya berulang tahun tepat sehari setelah tsunami itu melanda, 23 Desember 2018.

"Hari ini kamu ulang tahun, aku mau ucapin langsung, cepet pulang sayang @dylan_sahara," tulis Ifan Seventeen dikutip TribunJakarta.com dari Instagram, pada Minggu (23/11/2018).

ifanseventeen
instagram.com/ifanseventeen

Ifan Seventeen Sempat Menyerah

Ifan Seventeen sempat terlempar ke tengah laut saat terjadi tsunami di Banten pada Sabtu (22/12/2018) malam.

Hal itu diungkapkan Ifan Seventeen saat diwawancara melalui sambungan telepon dalam Breaking News Tsunami di Selat Sunda TV One, Minggu (23/12/2018).

"Aku sendiri waktu itu terlempar ke tengah laut, terus memang di sekitar ku memang banyak mayat mungkin ada 20 atau 30an," ujar Ifan Seventeen.

Ifan Seventeen melanjutkan bahwa dirinya terlempar cukup jauh dan membuatnya terapung-apung di laut selama hampir dua jam.

Bahkan, Ifan Seventeen mengaku hampir menyerah saat terapung di tengah laut.

 Pakai Helikopter, Kapolri Tinjau Langsung Lokasi Tsunami Banten dan Lampung Selatan

 Sejumlah Fakta Tsunami Banten: Fenomena Langka Sejak Indonesia Merdeka hingga Mirip dengan Palu

"Jadi saya kelempar cukup jauh, begitu saya nyebrang saya terapung-apung di laut sekitar hampir 2 jam," tuturnya.

"Itu juga udah hampir nyerah, begitu saya sampai di pinggir yang pertama saya cari keluarga dan keluarga Seventeen," tambahnya.

Lebih lanjut Ifan Seventeen mengatakan bahwa, saat kejadian, Seventeen tengah memainkan lagu kedua.

Berdasarkan kesaksiannya, panggung tiba-tiba terbalik tersapu air.

 Banten Dihantam Tsunami: Ini Daftar Tsunami Terbesar Sepanjang Sejarah, Ada yang Akibat Krakatau

 Siap Personel dan Peralatan, PMI Tangsel Tunggu Instruksi Bantu Evakuasi Korban Tsunami Selat Sunda

"Itu lagu kedua, kita baru main lagu kedua, memang kita enggak tau apa yang terjadi tiba-tiba panggungnya terbalik, tergulung-gulung, nelen air lumpur banyak, kaki di atas kepala di bawah, besi di mana-mana, kepentok sana-kepentok sini, makanya memang banyak yang patah," jelasnya.

Di sisi lain, Ifan Seventeen juga meneragkan bahwa proses evakuasi korban berlangsung lambat.

Sebab, kata dia, ketika itu kondisi di lokasi kejadian dalam keadaan gelap dan hujan deras.

"Evakuasi berjalan sangat lambat, karena katanya banyak jalan terputus, dan mati lampu gelap dan hujan deras," terangnya.

Kawasan Mutiara Carita Resort yang terdampak paling parah dari gelombang tsunami Selat Sunda di kawasan Carita, Minggu (23/12/2018).
Kawasan Mutiara Carita Resort yang terdampak paling parah dari gelombang tsunami Selat Sunda di kawasan Carita, Minggu (23/12/2018). (TribunJakarta.com/Ega Alfreda)

61 Warga Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria Kota Bekasi berhasil selamat dari bencana tsunami yang terjadi di Selat Sunda, Sabtu (22/12/2018) malam. 

Saat kejadian tsunami, rombongan warga yang tergabung dalam pengurus Partai Golkar tingkat kelurahan itu sedang berlibur di Pantai Anyer, Pandegelang, Banten. 

M. Soleh salah satu pengurus partai yang juga ikut rombongan mengatakan, sebelum kejadian, tidak ada tanda-tanda mencurigakan yang terjadi di Pantai Anyer.

Bahkan saat sore hari, sejumlah rombongan menyempatkan waktu bersantai di pantai sambil berenang. 

"Anak saya sore sempat berenang bareng warga sama turis lain, enggak ada tanda-tanda air pasang atau apa," kata Soleh di Bekasi, Minggu, (23/12/2018).

Hanya saja kata dia, pada malam sebelum peristiwa tsunami, cuaca di kawasan Anyer nampak berawan, bahkan dari kejauhan terlihat erupsi Anak Gunung Krakatau dan kilatan petir. 

"Sempet ngeliat dari Anyer itu gunung Krakatau sudah merah, ada kilat segala macem, cuma kita nggak tahu itu tanda-tanda tsunami atau erupsi karena kita gak pernah ngalamin femomena itu," jelas dia. 

Kejadian kata dia sangat dahsyat, saat gelombang tsunami menerjang ia sempat mendengar gemuruh ombak yang sangat keras sebanyak tiga kali. Tiba-tiba pihak hotel langsung memperingati seluruh pengunjung keluar hotel dan mencari dataran tinggi. 

"Abis suara gemuruh itu kita keluar semua kan, kita rombongan langsung bergegas sambil sama-sama keluar hotel dan berjalan sejauh kurang lebih 2 kilo meter untuk nyari dataran tinggi," jelas dia. 

Foto : Proses evakuasi korban tsunami selat sunda yang dilakukan oleh personel TNI Angkatan Laut, Minggu (23/12/2018).
Foto : Proses evakuasi korban tsunami selat sunda yang dilakukan oleh personel TNI Angkatan Laut, Minggu (23/12/2018). (Dokumen Koarmada)

Ketika berada di dataran yang lebih tinggi, seluruh rombongan dan warga sekitar mengungsi di sebuah musolah hingga pada Minggu siang, 61 orang warga asal Bekasi dipulangkan ke kota asal menggubakan bus.

Mereka tiba di Kota Bekasi sekitar pukul 14.30 WIB, sejumlah warga masih nampak tekejut akibat kejadian tersebut. Mereka juga nampak hsiteris ketika keluar dari bus dan tiba di rumahnya. 

Sementara itu, empat orang anggota rombongan yang berasal dari Kelurahan Pejuang dikabarkan hilang saat tsunami melanda. Mereka hilang lantaran pada malam harinya diketahui tengah memacing di bibir laut. 

Keempat orang yang hilang diantaranya Masnadi, Sulaiman, Soleh dan Nurhasan, mereka dikabarkan hilang hingga kini belum ditemukan. Selain itu, terdapat satu korban luka yakni Nurdin yang ikut memancing bersama empat orang yang hilang itu. 

"Teman kita satu mengalami luka patah tulang, saat ini masih di Rumah Sakit daerah Pandegelang, delapan kelompok kita juga masih standby di sana untuk mencari empat orang rekan kita yang masih hilang," tegas dia.

Tsunami menerjang wilayah Banteng dan lampung pada sabtu (22/12/2018) pukul 21.27 WIB.

BMKG telah memastikan, peristiwa tersebut disebabkan oleh aktivitas vulkanik dari erupsi Anak Gunung Krakatau.

Melalui instagram story akun resmi Instagram @infobmkg kembali menginformasikan pada publik agar tak terjadi salah presepsi.

Menurut Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, melalui akun Twitter, jika jumlah korban terus bertambah.

Hingga pukul 13.00 WIB dampak tsunami banten sudah mencapai 168 meninggal dunia, 745 orang luka-luka, 30 orang hilang, 556 rumah rusak dan kerusakan fisik lainnya.

(Nakita/Nova/TribunJakarta)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved