Rutan Kelas II Cilodong Depok Musnahkan 201 Handphone dan Tujuh Sajam Modifikasi

Jumlah WBP yang mencapai 1.596 diakui Bawono menyulitkan jajaran Rutan Kelas II B Cilodong dalama memberikan pelayanan dan pengamanan.

Rutan Kelas II Cilodong Depok Musnahkan 201 Handphone dan Tujuh Sajam Modifikasi
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Pemusnahan ratusan barang elektronik dan tujuh senjata tajam modifikasi di Rutan Kelas II B Cilodong Depok, Senin (31/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CILODONG - Rutan Kelas II B Cilodong Depok memusnahkan 201 handphone, 63 baterai, dua charger,sembilan power bank, dan tujuh senjata tajam modifikasi hasil penggeledahan selama tahun 2018.

Karutan Kelas II B Cilodong Depok, Bawono Ika Sutomo mengatakan seluruh barang tersebut disita karena melanggar ketentuan yang berlaku dalam Rutan.

"Hasil penggeledahan atau razia rutin yang kita lakukan sepanjang tahun 2018 mengamankan 201 handphone, 63 baterai, dua charger, sembilan power bank, dan tujuh senjata tajam modifikasi," kata Bawono di Rutan Cilodong, Senin (31/12/2018).

Bawono menuturkan ratusan handphone dan senjata tajam itu jadi bahan evaluasi Rutan Kelas II B Cilodong Depok dalam memberikan pelayanan dan pengamanan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Jumlah WBP yang mencapai 1.596 diakui Bawono menyulitkan jajaran Rutan Kelas II B Cilodong dalam memberikan pelayanan dan pengamanan.

"Total WBP sekarang ada 1.596, terdiri dari tiga blok laki-laki dan satu blok perempuan. Untuk petugas kita memang kewalahan, sekarang satu petugas mengawasi satu blok, satu bloknya 500 WBP," ujarnya.

Meski setiap harinya Rutan Kelas II B Cilodong Depok mendapat bantuan dua personel polisi, Bawono menyebut jumlah tersebut masih kurang dalam pengamanan.

Namun dia menegaskan jajaran Rutan Kelas II B Cilodong berusaha memaksimalkan pelayanan dan pengamanan bagi ribuan WBP.

Lebih Banyak Buruknya, Wali Kota Bekasi Batalkan Kegiatan Car Free Night Malam Tahun Baru

"Ini menjadi suatu tantangan bagi kami karena jumlah personel kami terbatas harus memberikan pelayanan. Untuk capaian pengamanan tahun ini sudah 100 persen, targetnya 85 persen. Semoga tahun depan lebih baik," tuturnya.

Pantauan TribunJakarta.com, pemusnahan ratusan barang elektronik dan sejumlah sajam modifikasi itu dilakukan dengan cara dibakar dalam tong.

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved