Bermain di Bantaran Kali Krukut, Balita Berusia 2,5 Tahun Hanyut

Seorang balita berusia 2,5 tahun hanyut terbawa derasnya air di Kali Krukut, Cipedak, Jakarta Selatan.

Bermain di Bantaran Kali Krukut, Balita Berusia 2,5 Tahun Hanyut
TRIBUNJAKARTA.COM/ SATRIO SARWO TRENGGINAS
Suasana pencarian balita berusia 2,5 tahun di Kali Krukut, Cipedak, Jagakarsa pada Senin (31/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, JAGAKARSA - Seorang balita berusia 2,5 tahun hanyut terbawa derasnya air di Kali Krukut, Cipedak, Jakarta Selatan.

Kejadian nahas itu bermula saat balita yang diterjang derasnya arus air tengah bermain dengan temannya di bantaran Kali Krukut di Jalan Aselih RT 12 RW 01 pada sore hari menjelang Magrib.

Saat ditelan derasnya Kali Krukut, teman bermain balita itu langsung menghampiri warga sekitar.

Warga pun langsung bahu membahu mencari korban balita yang hanyut dibawa air di Kali tersebut.

Menurut Lurah Cipedak yang hadir menemui warga sekitar, Rizky Januar, saat balita tak kunjung ditemukan pihak RT mengabarkan Pihak Kelurahan untuk membantu proses pencarian.

Sejumlah Petugas Pemadam Kebakaran, Petugas Penanganan Pra Sarana dan Sarana Umum (PPSU) beserta sejumlah Basarnas diterjunkan untuk membantu warga.

Cerita Gading Marten Saat Main Film Pertama Kali, Pinjam Seragam Sopir Taksi Demi Lolos Casting

Siaga Bersihkan Sampah, Lurah Angke Siagakan PPSU di RPTRA Kalijodo saat Malam Tahun Baru

Saat pencarian, Kali Krukut yang mengalir terbilang deras.

"Jam setengah 6 sore balita itu hilang. Hingga saat ini masih proses pencarian," ujar Rizky kepada TribunJakarta.com di lokasi pada Senin (31/12/2018) malam.

Perwira piket Kasi Sektor Jagakarsa Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jakarta Selatan, Paryo, menambahkan pihaknya telah menyisir balita yang hanyut itu sepanjang 1,5 km.

"Kita bersama tim PPSU dan juga warga menyisir pencarian balita hanyut. Kita juga siap siaga dengan menyiapkan perahu karet namun situasi kalinya enggak memungkinkan menggunakan perahu," jelas Paryo.

Selain itu, lanjut Paryo, pencarian dihentikan pada malam hari lantaran situasi yang gelap dan tak memungkinkan untuk dilanjutkan.

"Pencarian saat malam hari kurang efektif, sementara waktu dihentikan. Rencana besok pagi mulai jam 8," bebernya.

Pantauan TribunJakarta.com 23.08 WIB, sejumlah warga sekitar masih melanjutkan proses pencarian di sepanjang bantaran Kali Krukut pada malam hari demi menemukan jasad balita itu.

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Rr Dewi Kartika H
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved