Kebijakan Ganjil Genap

Kebijakan Ganjil-Genap Dilanjutkan Mulai Besok, Plt Kadishub: Tidak Bicara Batas Waktu

Plt Kadishub DKI Jakarta Sigit Widjatmoko mengatakan tak ada jangka waktu terkait perpanjangan ganjil-genap tersebut. 

Kebijakan Ganjil-Genap Dilanjutkan Mulai Besok, Plt Kadishub: Tidak Bicara Batas Waktu
TRIBUNJAKARTA.COM/PEBBY ADE LIANA
Plt Kadishub DKI Jakarta Sigit Widjatmoko di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (31/12/2018). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan untuk melanjutkan kebijakan ganjil-genap mulai tanggal 2 Januari 2019 besok.

Mengenai hal ini, Plt Kadishub DKI Jakarta Sigit Widjatmoko mengatakan tak ada jangka waktu terkait perpanjangan ganjil-genap tersebut. 

"Kami bicara ganjil-genap kebijakan antara. Konsentrasi kami adalah bagaimana meningkatkan covered layanan angkutan umum selain peningkatan kualitas. Artinya ya kita akan terus melakukan monitoring, terus melakukan evaluasi, sementara ini tidak bicara durasi waktunya," kata Sigit, Senin (31/12/2018) kemarin.

Sigit beserta jajarannya, akan berkordinasi untuk melakukan motitoring sekaligus evaluasi.

Nantinya, evaluasi tersebut akan dilaksanakan setiap tiga bulan.

Menurut Sigit, salah satu yang menjadi fokus pemerintah daerah dalam melanjutkan ganjil-genap ini adalah untuk mendorong perpindahan moda transportasi dari milik pribadi, menjadi ke angkutan umum.

"Ganjil-genap selama Asian Games dan Asian Para Games ini sudah menunjukkan progress yang baik, tidak hanya bicara masalah kecepatan dan volume lalu lintas, tapi yang positif adalah terkait peningkatan penggunaan angkutan umum," tuturnya.

Dengan diperpanjangnya ganjil-genap, Sigit berharap kesadaran yang timbul di masyarakat salam menggunakan angkutan umum semakin besar.

"Besar harapan dengan dilanjutkannya kebijakan pembatasan lalu lintas dengan sistem Ganjil Genap ini, timbul kesadaran kepada masyarakat untuk menggunakan angkutan umum massal. Kebijakan ini juga didukung dengan rencana akan beroperasinya MRT tahap satu di bulan Maret, dan pengembangan layanan angkutan umum terintegrasi Jak Lingko,” kata Sigit.

Berdasarkan informasi, Kebijakan Ganjil Genap akan dilanjutkan dengan konsep yang sama. 

Tepatnya pemberlakuan pembatasan di sembilan ruas jalan, yaitu Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan MH Thamrin, Jalan Jend Sudirman, Jalan Gatot Subroto, Jalan MT Haryono, Jalan S Parman (simpang Jalan Tomang Raya – simpang Jalan KS Tubun), Jalan DI Panjaitan, dan Jalan Ahmad yani.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved