Kabar Artis

Kisah Produser Seventeen Soal Amanah Terakhir Bani untuk Ifan Seventeen

Setelah disodori lagu Kemarin versi mentahnya, Tomo kemudian diminta untuk mengaransemen musiknya.

Kisah Produser Seventeen Soal Amanah Terakhir Bani untuk Ifan Seventeen
Instagram @ifanseventeen
Seventeen Band 

TRIBUNJAKARTA.COM -Sahabat para anggota grup band Seventeen, Tomo Widayat mengungkapkan kisah di balik pembuatan lagu baru Seventeen.

Tomo dari Tom & Tam Production juga merupakan produser dari 5 lagu baru karya Seventeen.

Di antara 5 lagu, satu lagu Seventeen yang paling menjadi sorotan berjudul Kemarin.

Lagu tersebut satu-satunya lagu yang paling dianggap pilu.

Karena liriknya yang seolah-olah bercerita tentang kematian.

Menurut pengakuan Tomo seperti terekam dalam video buatan Erix Soekamti, lagu Kemarin karya Seventeen tersebut disetorkan oleh Gitaris Seventeen, Herman Sikumbang.

Pada video yang diunggah Senin (31/12/2018), Tomo menceritakan tentang pembuatan lagu tersebut.

"Di antara 5 lagu, lagu Kemarin memang paling gelap, nuansanya paling gelap, paling minor, dan paling sedih," cerita Tomo.

Setelah disodori lagu Kemarin versi mentahnya, Tomo kemudian diminta untuk mengaransemen musiknya.

"Tugas saya mendramatisir kesedihan agar lagu itu jadi lebih sedih lagi," katanya.

Halaman
1234
Editor: Kurniawati Hasjanah
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved