UPDATE Tim SAR Cari 41 Orang yang Tertimbun Longsor di Sukabumi

Berdasarkan informasi yang diterima TribunJakarta.com dari Human BNPB Sutopo Purwo Nugroho, tim SAR terus melakukan pencarian korban longsor.

UPDATE Tim SAR Cari 41 Orang yang Tertimbun Longsor di Sukabumi
twitter/@dero_hidayat
Longsor di Sukabumi 

"Pada 2017 terjadi 2.862 bencana. (2018) Telah terjadi kejadian bencana 2.564 yang menyebabkan 3.349 orang meninggal dunia, 1.432 orang hilang, 21.064 orang mengalami luka-luka, dan 10,2 juta orang mengungsi atau terdampak," lanjutnya.

Berdasarkan data BNPB per 30 Desember 2018, dibandingkan dengan data pada tahun 2017, korban meninggal dunia akibat bencana di 2018 meningkat sebesar 984 persen.

Selain itu, pada 2018 jumlah korban hilang meningkat sebesar 1.975 persen, jumlah korban meningkat sebesar 1.965 persen, dan jumlah rumah rusak meningkat sebesar 1.341 persen.

"Bencana di 2018 terbesar sejak 2007, dilihat dari jumlah korbannya, yang menimbulkan korban meninggal dunia banyak, dan kerugian ekonominya paling banyak. Tahun 2018 bisa disebut tahun bencana, dilihat dari korban dan kerugian," ujar Sutopo.

Sutopo juga menjelaskan, bahwa pada 2018 Indonesia dilanda tiga bencana yang langka, yaitu gempa bumi beruntun yang melanda Nusa Tenggara Barat, dan tsunami yang diikuti likuifaksi di Sulawesi Tengah.

Terakhir, tsunami Selat Sunda yang dipicu oleh longsoran bawah laut dan erupsi dari Gunung Anak Krakatau, yang menerjang pesisir Banten dan Lampung pada Sabtu (22/12/2018) malam.

"Meskipun kejadian bencana geologi hanya 83 kejadian atau 3,2 persen, namun menyebabkan dampak bencana yang lebih besar. Khususnya gempa bumi dan tsunami," ujar Sutopo.

"Pada tahun 2017 tidak ada kejadian gempa bumi dan tsunami berskala besar yang menimbulkan dampak bencana yang besar," lanjutnya.

Editor: Kurniawati Hasjanah
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved