Nurhayati Korban Pembunuhan di Apartemen Green Pramuka Punya Impian Beli Rumah Sendiri

Nurlela mengatakan sebelum meninggal dunia pada Sabtu (5/1/2019) lalu, Nurhayati sempat menghubunginya lewat pesan singkat.

Nurhayati Korban Pembunuhan di Apartemen Green Pramuka Punya Impian Beli Rumah Sendiri
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Nurlela, kakak Nurhayati korban pembunuhan Apartemen Green Pramuka, saat ditemui di rumah duka Jalan Kali Baru Timur IV, RT 11/RW 13, Kelurahan Kali Baru, Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (6/1/2019). 

Kala itu, Nurhayati sempat mampir ke rumah Nurlela yang kini menjadi persemayaman terakhirnya.

"Terakhir ketemu malam tahun baru sempet ngerayain tahun baru bersama. Sempet ngerayain tahun baru bersama," kata Nurlela.

Nurhayati yang merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara meninggal dunia dengan meninggalkan dua orang kakak dan dua orang keponakan.

Almarhum sebelum meninggal dunia tinggal menyendiri di Apartemen Green Pramuka, Jakarta Pusat sejak 2011 silam.

"Saya harusnya malem ini, malam Senin udah dihubungin dia disuruh main ke apartemennya. Saya kan suka bantu beres-beres apartemen. Dia kan tinggal sendiri tuh di sana," kata Nurlela.

Nurhayati ditemukan tewas di lorong lantai 16 Tower Chrysant Apartemen Green Pramuka pada Sabtu (5/1/2019) malam.

Nurhayati tewas usai mengalami 10 tusukan di sekujur tubuhnya. Dia ditusuk oleh mantan satpam Apartemen Green Pramuka berinisial H.

Polisi menyebut H tega membunuh Nurhayati lantaran sakit hati pernah diludahi oleh wanita itu.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Erlina Fury Santika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved