Breaking News:

Pemilu 2019

Rawan Manipulasi, Bawaslu Tangsel Analisa Identitas Penyumbang dalam LPSDK Parpol

Slamet menegaskan, jika ditemukan ada pelanggaran dalam pemberian sumbangan itu, pihaknya akan bertindak.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tangerang Selatan meneliti laporan penerimaan sumbangan dana kampanye (LPSDK) yang diserahkan partai politik peserta pemilu 2019 KPU, Rabu (2/1/2019) lalu.

Komisioner Bawaslu Tangsel, bidang Pengawasan dan Hubungan Antar lembaga, Slamet Sentosa, mengatakan analisis LPSDK akan difokuskan kepada identitas pemberi sumbangan.

Ia mebyebut identitas penyumbang rawan dimanipulasi.

"Kami di Bawaslu melakukan analisa terhadap penyumbang, dan akan dilakukan tracking ke penyumbang," kata Slamet saat dihubungi TribunJakarta.com, Minggu (6/1/2019).

Slamet menegaskan, jika ditemukan ada pelanggaran dalam pemberian sumbangan itu, pihaknya akan bertindak.

Pemain Persib Bandung Pensiun, Ini Alasan dan Rencananya Setelah Tak Lagi Bermain Sepakbola

Contoh temuan pada pelaporan LPSDK misalnya sumbangan yang diberikan dari pihak yang dilarang untuk memberi, ataupun uang yang diberikan merupakan hasil cuci uang.

Pada kasus seperti di atas, Bawaslu akan rekomendasikan untuk dikembalikan ke kas negara.

"Maka akan kita rekomendasikan untuk dikembalikan ke kas negara," jelasnya.

Terlebih, jika temuan berlanjut dan menunjukkan keterlibatan caleg dalam pelanggaran LPSDK, caleg tersebut bisa dicopot, ketika sudah terpilih.

"Sanksinya nanti ketika caleg terpilih bisa jadi si caleg dibatalkan penetapannya," ujarnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved