Kabar Artis

Pengusaha R yang Terciduk Bersama Vanessa Angel Dipulangkan Usai Diperiksa, Polisi Ungkap Alasannya

Polisi ungkap sosok pria pengusaha yang memesan artis Vanessa Angel. Pengusaha tersebut berinisial R dan berusia 45 tahun.

Pengusaha R yang Terciduk Bersama Vanessa Angel Dipulangkan Usai Diperiksa, Polisi Ungkap Alasannya
Instagram/@vanessaangelofficial
Unggahan story Instagram Vanessa Angel sebelum terciduk dugaan prostitusi online, Sabtu (5/1/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Polisi ungkap sosok pria pengusaha yang memesan artis Vanessa Angel.

Pengusaha yang diketahui menyewa Vanessa Angel ini berinisial R yang berusia 45 tahun.

"(Usianya) 45 tahun. (inisial) R saja," ujar Kasubdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim, AKBP Harissandi saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (6/1/2019).

Dia membantah kabar yang menyebutkan bahwa pria tersebut merupakan bos salah satu media online.

Harissandi menegaskan bahwa perusahaan pengusaha tersebut salah satunya bergerak di bidang jasa.

"Enggak, salah. Bukan (pengusaha media online). Ya pengusaha saja. Kan perusahaannya banyak dia. (Bergerak di bidang) jasa kali ya. Salah satunya ya karena banyak usahanya," ujar Harissandi.

Maia Estianty Umrah, Irwan Mussry Senyum Sarapan Bareng Wanita Ini: Lovely To Spend Time With You

45 Artis Diduga Jaringan Prostitusi Online, Bertarif Puluhan Hingga Lebih Rp 300 Juta

Artis diduga Vanessa Angel (baju ungu) tengah digiring polisi saat terciduk di sebuah hotel kawasan Surabaya, Sabtu (5/1/2019). Vanessa Angel disebut terlibat prostitusi online.
Artis diduga Vanessa Angel (baju ungu) tengah digiring polisi saat terciduk di sebuah hotel kawasan Surabaya, Sabtu (5/1/2019). Vanessa Angel disebut terlibat prostitusi online. (SURYA/MOHAMMAD ROMADONI)

Namun, lanjutnya, pengusaha asal Surabaya tersebut langsung dipulangkan pada Sabtu (5/1/2019) kemarin setelah menjalani pemeriksaan.

"Dia dipulangkan kemarin. Karena kan yang kami kenain undang-undang, kan, mucikari," ucap Harissandi.

Hal serupa diungkapkan Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera yang mengatakan tidak ada regulasi dalam Undang-undang yang menjerat pengguna layanan prostitusi.

Kecuali, apabila pengguna memfasilitasi adanya prostitusi dan menerima fee dari jasa penghubung maka itu bisa dijerat ke ranah pidana.

Halaman
1234
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved