Breaking News:

Sederet Fakta Kematian Pekerja Hiburan di Lorong Apartemen: Ucapan Kasar Hingga Penopang Keluarga

Nurhayati tewas dengan 10 luka tusuk di lorong Apartemen Green Pramuka City. Berikut sederet fakta kematian pekerja tempat hiburan di Jakarta Pusat.

Penulis: Yogi Gustaman
Editor: Y Gustaman
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Foto almarhum Nurhayati semasa hidup. 

TRIBUNJAKARTA.COM, SENEN - Sebanyak 10 tusukan pisau mendarat di tubuh Nurhayati (36). Jenazahnya ditemukan di lorong Apartrmen Green Pramuka City, Sabtu (5/1/2019).

Seorang mantan satpam berinisial H memilih kabur setelah menusuk Nurhayati. Pelaku harus menunggu dan mengikuti korban hingga lantai 16 Tower Chrysant lalu membunuhnya.

Nurhayati yang bekerja di salah satu tempat hiburan di Jakarta Pusat itu tinggal menyendiri di Apartemen Green Pramuka sejak 2011 silam.

"Mereka cekcok akhirnya melakukan beberapa kali penusukan, setelah itu ditarik ke ruang tengah," ucap Kasat Reskrim Jakarta Pusat, AKBP Tahan Marpaung, Minggu (6/1/2019).

Setelah korban tak bernyawa pelaku turun melalui pintu exit sampai ke lantai dua.

"Dari lantai dua masuk ke lift naik ke lantai 27, bahwa tersangka ini penghuni lantai 27 berikut saudaranya," tambah Tahan.

Berikut TribunJakarta.com rangkum sejumlah fakta pembunuhan Nurhayati termasuk penangkapan tersangka pukul 14.00 WIB di Klender, Jakarta Timur.

Sakit hati cinta ditolak

Hasil penyidikan sementara polisi mendapatkan motif pelaku membunuh Nurhayati karena sakit hati atas ucapan kasar korban kepadanya.

"Penyidikan sementara setelah interograsi dia mengakui perbuatan itu, motifnya sakit hati," ungkap Tahan saat ditemui di Polres Metro Jakarta Pusat, Minggu (6/1/2019).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved