Target Pendapatan Uji KIR Pemerintah Kota Depok Naik jadi Rp 3 Miliar

"Kami tetap optimis dapat mencapai target tersebut. Caranya dengan memaksimalkan potensi yang ada di Kota Depok,” ujarnya.

Target Pendapatan Uji KIR Pemerintah Kota Depok Naik jadi Rp 3 Miliar
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Petugas Dishub Depok saat melakukan Uji KIR di UPT PKB, Cilodong, Depok, Senin (7/1/2019).  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CILODONG - Pemerintah Kota Depok menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Penguji Kendaraan Bermotor (PKB) Dishub Kota Depok tahun 2019 naik Rp 700 juta jadi Rp 3 milliar, dari yang sebelumnya Rp 2.3 miliar di tahun lalu.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) PKB Dishub Kota Depok, Hadian Suryana mengatakan jumlah tersebut telah ditetapkan jadi target oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

"Targetnya naik Rp 700 juta, jadi untuk target tahun ini Rp 3 miliar. Nilainya sudah ditetapkan oleh TAPD Kota Depok untuk tahun 2019," kata Hadian di UPT PKB Cilodong Depok, Senin (7/1/2019).

Perihal capain di tahun 2018 Penguji Kendaraan Bermotor (PKB) Dishub Depok, Hadian mengakui ada sekitar 25 persen kendaraan yang tidak melakukan KIR.

Kopi dan Camilan Unik Diprediksi Jadi Tren Wisata Kuliner Online Tahun 2019

Meski termasuk besar, dia mengaku optimis dapat mencapai target baru dengan alasan UPT PKB Dishub Depok dapat berupaya memaksimalkan potensi yang ada.

"Kami tetap optimis dapat mencapai target tersebut. Caranya dengan memaksimalkan potensi yang ada di Kota Depok,” ujarnya.

Hadian mencontohkan masih banyak pemilik kendaraan yang mempercayakan KIR kendaraanya pada pengurus atau pihak ketiga meski akhirnya ada yang tertipu dan akhirnya tak masuk PAD.

Menyiasati hal ini, Hadian menyebut Dishub Depok bakal melakukan pendataan jumlah kendaraan dan sosialisasi guna memaksimalkan PAD.

"Banyak yang tidak melakukan uji KIR sendiri, justru dilakukan secara kolektif. Tapi malah dipalsukan sehingga tidak masuk ke kas daerah. Kami akan mensosiaslisasi KIR pada perusahaan pemilik kendaraan sehingga pencapaian pendapatan maksimal," katanya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved