Breaking News:

Garda Satwa Indonesia: Razia Kucing dan Anjing Liar Bukan Solusi Jakarta Bebas dari Rabies

Komunitas pecinta hewan Garda Satwa Indonesia menyebut razia kucing dan anjing liar bukanlah solusi tepat untuk menanggulangi penyebaran virus rabies.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TribunJakarta.com/Novian Ardiansyah
Pemberian vaksin rabies 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Komunitas pecinta hewan Garda Satwa Indonesia menyebut razia kucing dan anjing liar bukanlah solusi tepat untuk menanggulangi penyebaran virus rabies.

Hal ini diungkapkan oleh CEO Garda Satwa Indonesia Davina Veronica saat dihubungi awak media, Selasa (8/1/2019).

"Menurut saya dan teman-teman dari Asosiasi GAKHDI (Gerakan Anti Kekerasan Hewan Domestik Indonesia), razia kucing dan anjing bukan solusi kota Jakarta agar bebas dari hewan penular rabies (HPR)," ucapnya saat dikonformasi.

Ia menyebut, ada tiga cara yang seharusnya dilakukan oleh pihak Pemprov DKI Jakarta, yaitu melalukan vaksinasi dan sterilisasi masal, tutup jalur perdagangan daging anjing, serta menyediakan rumah penampungan hewan.

"Sudah banyak kota besar di dunia yang menyediakan rumah penampungan bagi hewan terlantar," ujarnya.

"Tempat tersebut harus layak dan memadai bagi mereka," tambahnya.

Tahun 2019, Sudin KPKP Jakarta Barat Targetkan Beri 6 Ribu Vaksin ke Hewan Penular Rabies

Sudin Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Jakpus Pastikan Wilayahnya Bebas Bahaya Rabies

Ia pun mengapresiasi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang telah mwngeluarkan instruksi untuk menunda kegiatan penangkapan dan razia hewan liar.

"Saya sangat mengapresiasi Bapak Anies Baswedan yang memberikan instruksi tadi pagi untuk menunda kegiatan penangkapan dan mengimbau dinas terkait untuk bekerjasama dengan kami," kata Davina.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved