Breaking News:

Kayuh Sepeda Dari Bandung ke Jakarta Selama 3 Hari, Pria Ini Sebarkan Ajakan Stop Maksiat

Ia mengenakan tas gunung (carrier) besar di punggungnya kala mengayuh sepeda menjajal jalan raya di Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Muhammad Wahyu Priyadi tengah bersepeda menyebarkan dakwah stop maksiat keliling Jakarta dari Bandung pada Rabu (9/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, JAGAKARSA - Pria bercaping bernama Muhammad Wahyu Priyadi mengayuh sepedanya selama 3 hari dari Bandung, Jawa Barat, demi menuju Ibu Kota.

Ia mengenakan tas gunung (carrier) besar di punggungnya kala mengayuh sepeda menjajal jalan raya di Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Yang membuat tak biasa, Wahyu bersepeda membawa misi dakwah mengingatkan para warga di Ibu Kota.

Di bagian belakang sepedanya terpasang spanduk berisi ajakan untuk berhenti melakukan maksiat.

"Stop Maksiat!!! Kiamat Semakin Dekat, Ayo, Taubat, Taubat dan Taubat. Hidup di Dunia Menentukan Hidup di Akhirat. Akhirat Hanya Ada Surga dan Neraka. Mau Bahagia atau Binasa!?!?!?" begitu kata yang tertera pada spanduk berlatar hitam itu.

Tulisan di sepeda Muhammad Wahyu Priyadi, pria dari Bandung yang menyebarkan dakwah stop maksiat keliling Jakarta, Rabu (9/1/2019).
Tulisan di sepeda Muhammad Wahyu Priyadi, pria dari Bandung yang menyebarkan dakwah stop maksiat keliling Jakarta, Rabu (9/1/2019). (TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas)

Menurutnya, ia berkeliling menyuarakan dakwah itu berasal dari panggilan hati nuraninya sendiri.

"Saya berinisiatif sendiri keliling dari Bandung untuk mengajak orang-orang berhenti maksiat. Kalau tidak mendengar peringatan itu kita semua akan kena bala," bebernya kepada TribunJakarta.com pada Rabu (9/1/2019).

Namun, tampaknya ia tidak bisa meneruskan perjalanan menuju Ibu Kota lantaran Wahyu mendapat teguran dari petugas sosial.

"Kata dinas sosial kegiatan saya menggangu kalau ke Ibu Kota. Jadi sepertinya saya akan menuju Banten atau Bekasi dari sini," lanjutnya.

"Sebelumnya saya pernah ke beberapa daerah di Indonesia, tapi saya jalan kaki. Kali ini ke Jakarta naik sepeda," tandasnya.

Pria yang baru tiba subuh di Jakarta ini, langsung melanjutkan kembali perjalanan.

Berpeluh di sekujur tubuhnya, ia tetap mengayuh sepedanya di jalan Lenteng Agung.

Tak sedikit warga sekitar bahkan pengendara di jalan tercurahkan perhatiannya sejenak melihat Wahyu saat tengah melintas.

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Erlina Fury Santika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved