Kabar Artis

Vanessa Angel Tertangkap Didi Mahardika Buat Tulisan, Jane Shalimar: Lo Sudah Bikin Masalah Juga

Setelah kabar penangkapan Vanessa Angel, mantan tunangan Didi Mahardika mengunggah tulisan bernada sindirian. Jane Shalimar kasih balasan.

Vanessa Angel Tertangkap Didi Mahardika Buat Tulisan, Jane Shalimar: Lo Sudah Bikin Masalah Juga
Instagram Didi Mahardika/Vanessa Angel/Jane Shalimar
Vanessa Angel- Jane Shalimar - Didi Mahardika 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Polisi memergoki Vanessa Angel di Surabaya dalam kasus prostitusi online pada Sabtu (5/1/2019).

Vanessa Angel ditangkap saat sedang berada di dalam kamar hotel bersama pelanggannya.

"Saat kami datang, dia (Vanessa) sedang berhubungan dengan laki-laki yang bukan suaminya di hotel," ungkap Kasubdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Harissandi di Mapolda Jatim.

Setelah kabar penangkapan Vanessa Angel, mantan kekasihnya, Didi Mahardika mengunggah tulisan diduga sindirian untuk sang mantan kekasih.

Didi Mahardika dan Vanessa Angel diketahui sudah sempat menggelar acara lamaran.

Didi Mahardhika dan Vanessa Angel
Didi Mahardhika dan Vanessa Angel (TribunStyle/kolase)

Lamaran itu bertempat di Bunga Rampai, Menteng, Sabtu (5/11/2016) dan keduanya sudah mendaftarkan berkas pernikahan di KUA Mampang awal tahun 2017.

Sayangnya, pertengahan 2017 keduanya putus dan batal menikah.

Melansir dari Instagram Story Didi Mahardika tampak ikut mengomentari penangkapan Vanessa Angel dalam kasus prostitusi online.

Ia tampak memberikan sebuah sindiran yang dituliskan dalam bahasa Inggris.

Unggakapan tersebut berlatar belakang hitam.

"Time will tell" tulis Didi Mahardika.

"waktu yang akan berbicara."

Follow :

Lebih lanjut, melansir dari program Status Selebriti di SCTV, Selasa (8/1/2019), Jane Shalimar sahabat yang juga mantan kekasih Didi Mahardika itu ikut memberikan tanggapannya.

Jane Shalimar memberikan tanggapannya terkait komentar yang diberikan Didi Mahardika untuk Vanessa Angel.

"Alah, ini lagi sok ikut-ikutan komen gitukan," ujar Jane Shalimar.

"Kayak dia paling benar aja gitu dulukan. Maksudnya gini, dulu aja waktu belum menyelesaikan masalah sama gue, lo sudah bikin masalah juga," lanjut dia.

Jane Shalimar pun mengimbau Didi Mahardika agar tidak terlalu menganggap dirinya adalah sosok yang paling benar.

Terlebih, Didi Mahardika diminta agar tidak menciptakan opini tentang Vanessa Angel.

"Jadi ya, enggak usah menganggap dirinya paling benar," kata Jane Shalimar.

Artis tanah air Jane Shalimar saat memberikan keterangan pers di Mapolres Jaksel pada Jumat (21/12/2018).
Artis tanah air Jane Shalimar saat memberikan keterangan pers di Mapolres Jaksel pada Jumat (21/12/2018). (TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS)

"Terus komen seenaknya, seolah-olah kayak men-judge atau menciptakan opini bahwa 'Tuhkan Eca (Vanessa Angel) emang begitu orangnya'," tambah dia.

Jane Shalimar juga mengatakan, lebih baik Didi Mahardika diam atau tidak ikut memberikan komentarnya.

"Maleslah, mendingan sudah jadi mantan sudah diam saja enggak usah komentar macem-macem," tukas Jane Shalimar.

Vanessa Angel Hanya terima uang ongkos

Polisi menyebut Vanessa Angel dalam kasus prostitusi online bertarif Rp 80 juta dan uang yang masuk untuk membayar jasanya baru Rp 30 persen.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera menjelaskan bayaran 30 persen dari pengusaha yang menyewa jasa Vanessa Angel diketahui penyidik dari muncikarinya.

Sehingga penyidik Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim bekerjasama dengan perbankan dan PPATK untuk memblokir rekening muncikari Tantri dan Endang.

 Ustaz Arifin Ilham Kembali Dirawat Usai Pulih dari Kanker, Sang Anak: Senyuman Abi Kebahagiaan Kami

 Hasil Akhir CPNS 2018 Kemenag Memasuki Proses Verval di BKN

Pemblokiran rekening tabungan kedua muncikari itu untuk menelisik aliran dana dari masing-masing tersangka ke dua artis.

Barung Mangera menjelaskan pihaknya juga mengamankan sejumlah akun media sosial yang dikelola oleh sang mucikari sebagai sarana mempromosikan prostitusi artis.

"Dua rekening muncikari diblokir tentu itu berlaku pada semuanya, termasuk artis yang diduga terlibat prostitusi terselubung," terangnya.

Ditambahkannya, pemblokiran ini untuk menelusuri ada tidaknya aliran dana dari muncikari yang diduga dari kejahatan prostitusi artis.

"Pembayaran prostitusi ini 30 persen dibayar di muka melalui transfer, jadi ada indikasi aliran dana di rekening," ucap dia.

M Zakir Rasyidin, kuasa hukum Vanessa Angel, memastikan kliennya tidak menerima uang Rp 80 juta seperti yang santer beredar.

Apalagi tak ada bukti pembayaran Rp 80 juta yang Vanessa Angel terima. Sehingga ia tak bisa disebut terlibat dalam kasus ini.

"Faktanya Vanessa tidak pernah menerima uang Rp 80 juta. Kalau saya katakan dia dijebak ya dia dijebak. Siapa yang menjebak, ya yang mengundang dia ke sana," ucap Zakir.

Tonton Juga:

Menurut Jane Shalimar, Vanessa Angel mendadak menerima pekerjaan sebagai MS untuk acara salah satu perusahaan dari Endang Siska.

Endang Siska meminta Vanessa Angel untuk bertemu lebih dulu dengan pihak penyelenggara.

Uang yang diterima dari Vanessa Angel pun baru ongkos dari Jakarta ke Surabaya.

Sementara fee sebagai pembawa acara belum dibicarakan sama sekali. Soal fee baru akan dibicarakan sebelum acara, termasuk uang Rp 80 juta yang disebut sebagai tarif Vanessa Angel.

"Dia memperlihatkan obrolan di WhatsApp, belum ada sama sekali pembicaraan angka. Tidak ada juga transaksi Rp 80 juta yang masuk ke dia," tegas Jane Shalimar.

"Tidak hanya dari penyelenggara. Tidak ada juga uang yang masuk dari si pengusaha yang disebut-sebut belakangan ini," lanjut Jane.

Politikus Demokrat itu menilai Vanessa sudah dijebak oleh Endang Siska yang memberikannya pekerjaan di Surabaya.

Ia mengerti betul Vanessa Angel berteman dengan siapa saja dan tidak pernah berpikir negatif dengan siapa pun meski baru mengenal selama satu tahun.

"Saya pikir dia memang dijebak oleh S ini. Saya paham sekali dia siapa. Dia tidak pernah memiliki pikiran macam-macam kepada orang-orang. Dia juga orangnya mudah berteman dengan siapapun," imbuh Jane.

Penulis: Ilusi
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved