Bangun Fasos Fasum di Komplek, Pembangunan di Depok Dinilai Timpang

Dampak ketidakberpihakan pembangunan itu membuat warga kelas pekerja sulit mengakses fasilitas kesehatan.

TribunJakarta.com/Bima Putra
Seorang warga melintas di Taman Merdeka, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Minggu (28/1/2018). Taman ini memiliki fasilitas di antaranya lapangan voli, basket dan futsal. Acapkali warga memanfaatkannya sebagai sarana pendidikan dan keagamaan. TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, SUKMAJAYA - Wakil Ketua II DPRD Depok M. Supariyono mengkritisi pembangunan yang dilakukan Pemkot Depok yang selama ini dilakukan karena kerap tak berpihak pada kalangan masyarakat menengah ke bawah.

Dia mencontohkan pembangunan Posyandu dan puskesmas yang lebih banyak berlokasi di area perumahan yang sudah memiliki fasilitas sosial (Fasos) dan fasilitas umum (Fasum) karena dibangun pengembang.

"Yang dapat Posyandu itu kebanyakan wilayah-wilayah perumahan, di mana mereka memiliki Fasos Fasum. Padahal orang komplek itu adalah orang yang tingkat kesehatannya sudah sangat baik," kata Suparyono saat dihubungi wartawan di Sukmajaya, Depok, Kamis (10/1/2019).

Dampak ketidakberpihakan pembangunan itu membuat warga kelas pekerja sulit mengakses fasilitas kesehatan yang seharusnya mudah dan nyaman.

Menurutnya warga yang bermukim di perumahan bisa dengan mudah mendapat pelayanan kesehatan di Rumah Sakit karena taraf hidupnya tak memprihatinkan.

Suparyono juga menyinggung penyakit yang kerap diidap kelas menengah ke atas, yakni kolesterol dan diabetes karena faktor tak dapat menjaga pola makan dan hidup sehat meski hidup berkecukupan.

"Orang komplek itu kalau sakit tinggal ke Rumah Sakit. Gizi mereka baik, kebersihannya baik, kesejahteraannya baik. Paling sakitnya kolesterol dan diabetes," ujarnya.

Kondisi tersebut lain dengan masyarakat kelas pekerja yang kerap dirundung masalah sosial tapi juga kesehatan yang beragam karena hidup dalam kondisi memprihatinkan.

Suparyono mempertanyakan alasan Pemkot Depok masih saja memilih membangun Posyandu dan Puskesmas di wilayah perumahan, bukan permukiman masyarakat menengah ke bawah.

Halaman
12
Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved