Persija Jakarta

Enam Wajah Baru Pilar Persija Jakarta: Ancaman untuk Rohit Chand hingga Persiapan Musim 2019

Sederet pemain Persija Jakarta mulai berdatangan. Satu dari enam pemain yang didatangkan mengancam posisi Rohot Chand.

Penulis: Erlina Fury Santika | Editor: Wahyu Aji
MEDIA PERSIJA JAKARTA/BolaSport.com
Gelandang asing anyar Persija Jakarta asal Uzbekistan, Jahongir Abdumuminov resmi gabung skuat Macan Kemayoran dan diperkenalkan ke publik pada Jumat (11/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Erlina Fury Santika

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Enam wajah baru kini mewarnai berbagai lini di Persija Jakarta untuk menyambut musim 2019.

Dilansir BolaSport.com, keenam pemain baru itu didatangkan Macan Kemayoran untuk menggantikan 11 pemain yang memilih hengkang.

Mereka adalah Jaimerson Xavier, Renan Silva, M Rizky Darmawan, Gunawan Dwi Cahyo, Rudi Widodo, Achmad Syaifullah, Asri Akbar, Frengky Kogoya, Osas Saha, Michael Orah, dan M Rasul.

Kesebelas pemain itu belum termasuk Rohit Chand.

Berikut TribunJakarta.com himpun enam pemain anyar Persija Jakarta dilansir dari BolaSporta.com.

1. Ryuji Utomo

Pemain belakang Persija Jakarta, Ryuji Utomo.
Pemain belakang Persija Jakarta, Ryuji Utomo. (ISTIMEWA/Instagram)

Ryuji Utomo merupakan pemain pertama yang didatangkan oleh Persija Jakarta.

Ryuji Utomo disebut sukses membawa klub asal Thailand, PTT Rayong promosi ke Thai League 1 atau kompetisi kasta tertinggi di persepakbolaan Thailand.

Ryuji Utomo memutuskan kembali ke Persija Jakarta karena ingin membalas budi.

Sebelumnya, Ryuji Utomo keluar lantaran alasan finansial. Ia ingin membantu biaya pengobatan ayahnya yang sedang sakit.

Direktur Persija Jakarta, Gede Widiade mengizinkannya. Namun syaratnya, Ryuji Utomo harus kembali ke Persija Jakarta pada musim 2019. Dan kini ia menepatinya.

2. Bruno Matos

Pemain anyar Persija Bruno Matos setelah membubuhkan tanda tangan kontrak bersama Persija Jakarta.
Pemain anyar Persija Bruno Matos setelah membubuhkan tanda tangan kontrak bersama Persija Jakarta. (ISTIMEWA/Dokumentasi Persija Jakarta)

Pemain kedua yang didatangkan Persija Jakarta adalah Bruno Matos.

Gelandang serang asal Brasil itu sebelumnya memperkuat klub kasta tertinggi di Malaysia, PKNS FC, selama setengah musim.

Bersama PKNS FC, Bruno Matos hanya bermain sebanyak 8 kali di Malaysia Super League 2018.

Kini, pemain yang dikontrak satu musim itu akan menggantikan posisi Renan Silva setelah bergabung ke Borneo FC.

3. Dany Saputra

Tiga pemain baru Bhayangkara FC pada putaran kedua Liga 1 2018 yakni Elio Bruno Martins (kiri). Adam Alis (tengah), dan Dany Saputra (kanan).
Tiga pemain baru Bhayangkara FC pada putaran kedua Liga 1 2018 yakni Elio Bruno Martins (kiri). Adam Alis (tengah), dan Dany Saputra (kanan). (BolaSport.com/Alvino Hanafi)

Pemain berusia 28 tahun ini sempat dipinjam oleh Bhayangkara FC pada pertengahan musim 2018.

Sempat ingin dipinjam lagi, manajemen Persija Jakarta tegaskan akan tetap mempertahankan Dany Saputra untuk musim 2019.

Rencananya, Dany Saputra diproyeksi menjadi pelapis Rezaldi Hehanussa di sektor bek kiri.

4. Heri Susanto

Pemain baru Persija Jakarta, Heri Susanto saat ditemui di Mes Persija di kawasan Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (9/1/2019)
Pemain baru Persija Jakarta, Heri Susanto saat ditemui di Mes Persija di kawasan Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (9/1/2019) (TribunJakarta/Wahyu Septiana)

Pemain yang dilepas PSM Makassar ini akan ditempatkan di posisi sayap.

Heri Susanto sendiri baru bermain lima kali saat membela PSM Makassar di Liga 1 2018.

Bersama Macan Kemayoran, Heri Susanto akan menempati posisi Rudi Widodo yang kontraknya tak diperpanjang oleh Persija Jakarta.

Kedatangannya itu membuat Persija Jakarta semakin kokoh dengan tiga pemain winger setelah Riko Simanjuntak dan Novri Setiawan.

5. Resky Fandi

Resky Fandi Witriawan mengikuti latihan perdana Persija Jakarta di Lapangan Aldiron, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (7/1/2019)
Resky Fandi Witriawan mengikuti latihan perdana Persija Jakarta di Lapangan Aldiron, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (7/1/2019) (TribunJakarta/Wahyu Septiana)

Pemain satu ini didatangkan jajaran Gede Widiade dari klub Liga 2 2018, Martapura FC.

Resky Fandi bisa bermain di posisi gelandang serang dan bertahan.

Pemain asal Makassar, Sulawesi Selatan, itu kabarnya mendapatkan durasi kontrak tiga tahun bersama Persija Jakarta.

Ia juga didatangkan karena bisa memperkuat Persija Jakarta U-20 yang nantinya berkompetisi di Liga 1 U-20 2019.

6. Jahongir Abdumuminov

Gelandang asing anyar Persija asal Uzbekistan, Jahongir Abdumuminov resmi gabung skuat Macan Kemayoran dan diperkenalkan ke publik pada Jumat (11/1/2019).
Gelandang asing anyar Persija asal Uzbekistan, Jahongir Abdumuminov resmi gabung skuat Macan Kemayoran dan diperkenalkan ke publik pada Jumat (11/1/2019). (MEDIA PERSIJA JAKARTA/BolaSport.com)

Satu lagi pemain asing yang didatangkan Persija Jakarta dari Uzbekistan ini dikabarkan akan menggantikan Rohit Chand di posisi gelandang tengah.

Sebelumnya Jahongir Abdumuminov sempat memperkuat klub kasta tertinggi di Uzbekistan yakni Sogdiana Jizzakh.

Pemain timnas Uzbekistan itu diharapkan kualitasnya bisa melebihi Rohit Chand yang didapuk jadi pemain terbaik Liga 1 2018.

Ancaman untuk Rohit Chand

Hingga saat ini, BolaSport.com mengabarkan bahwa Rohit Chand belum memberikan kejelasan kepada Persija Jakarta.

Gelandang asal Nepal itu dikabarkan masih berada di kampung halamannya untuk berlibur.

Padahal Persija Jakarta sudah mulai berlatih sejak 7 Januari 2019 menyambut persiapan melawan Home United pada babak play-off Liga Champions Asia 2019 di Stadion Jalan Besar, Singapura, 5 Februari 2019.

Gelandang Persija Jakarta, Rohit Chand dalam sesi latihan beberapa waktu lalu.
Gelandang Persija Jakarta, Rohit Chand dalam sesi latihan beberapa waktu lalu. (Persija.id)

Datangnya Jahongir Abdumuminov semakin menguatkan bahwa posisinya akan segera digeser dari klub oranye itu.

Namun hingga kini pun belum ada kabar kemana Rohit Chand akan berlabuh.

Persiapan musim 2019

Memasuki musim 2019, manajemen Persija Jakarta melakukan persiapan berupa tes kesehatan fisik kepada seluruh pemain, baik yang lama maupun yang baru.

Kebijakan itu dibuat untuk melihat kondisi terbaru pemain yang bersangkutan dan melihat riwayat cedera atau penyakit yang dimiliki.

Dokter tim Persija Jakarta, Donny Kurniawan mewajibkan semua pemain baru dan lama mengikuti proses pemeriksaan kondisi fisik terbaru tersebut.

"Sampai detik ini semuanya aman. Yang pasti semua pemain akan kita tes dan tidak terkecuali. Sekarang dikhususkan karena ada skrining pemain baru. Tapi pada akhirnya akan kita lakukan tes semua," kata Donny Kurniawan saat ditemui di Mes Persija, Jakarta Timur, Kamis (10/1/2019).

Pria yang akrab disapa Docbro itu enggan memberikan rekomendasi pemain yang tidak memiliki kesehatan bagus bermain di skuat Macan Kemayoran.

Docbro menjelaskan jika pemain yang sudah berhasil lolos tes medis artinya sudah bisa di kontrak oleh Persija Jakarta.

"Kayaknya manajemen Persija enggak pernah begitu sudah kontrak tapi enggak lolos medis. Pastinya selalu lewat medis dulu untuk tanda tangan kontrak," papar Donny Kurniawan.

Lebih lanjut, tim medis Persija Jakarta berpedoman mengikuti anjuran yang telah ditetapkan oleh induk sepak bola dunia FIFA (Federation of International Football Association).

"Jadi kalau di FIFA itu ada 3 clearance. satu boleh bertanding, boleh bertanding dengan catatan dan tidak boleh. Kalau ada catatan maka kita harus telusuri lagi dengan sistem kedokteran seperti echo dan yg lainnya," jelas Docbro.

"Kita pastikan juga berikan keadilan untuk pemain. Dalam arti, kita kasih kesempatan dia dalam berusaha sehat atau tidak. Tapi kita harus fair jangan jadikan alasan medis untuk cut dia," tutur Donny Kurniawan. (TribunJakarta.com EFS, WS/BolaSport.com Taufan Bara Mukti)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved