Breaking News:

Ujicoba JPM Tanah Abang Dilakukan Hingga 15 Januari 2019

Yoori menjelaskan, masih ada beberapa hal yang harus diselesaikan untuk menyempurnakan pemanfaatan JPM

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Leo Permana
Sejumlah warga yang duduk di bangku prioritas yang berada di JPM Tanah Abang, Rabu (9/1/2019). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya Yoori C Pinontoan mengatakan, ujicoba Jembatan Penyebrangan Multiguna (JPM) atau Skybridge Tanah Abang akan dilakukan hingga tanggal 15 Januari 2019 mendatang.

Setelah itu, pihaknya akan melakukan evaluasi guna memastikan apakah JPM tersebut sudah bisa diresmikan secara langsung atau belum oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Rencananya sampai 15 Januari. Setelah itu dilihat sudah semuanya oke, beres semua, baru kita telepon Pak Gubernur (Anies Baswedan) lagi untuk peresmian," kata Yoori saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (11/1/2019).

Yoori menjelaskan, masih ada beberapa hal yang harus diselesaikan untuk menyempurnakan pemanfaatan JPM yang menghubungkan antara Stasiun Kereta Api Tanah Abang, menuju Pasar Tanah Abang tersebut.

Diantaranya adalah pemasangan pagar di sekitar Jalan Jati baru, hingga pemasangan toilet tambahan.

"Pemasangan pagar memang sudah. Tapi setelah dilihat, evaluasi lapangan ternyata masih butuh lagi. Jangan sampai betul-betul ada orang yang jalan kaki di badan jalan, loncat itu saja. Terus kita sosialisasi nggak boleh lagi ada pejalan kaki di bawah," tegasnya.

Sejauh ini, masih ada sejumlah warga yang kedapatan melintas di bawah JPM meski sudah dilarang.

Orangtua Rayyan Anggap Pemkot Depok Tak Layak Terima Penghargaan KLA dari Kementerian PPPA

Yoori mengatakan pihaknya akan menambah pemasangan pagar di sisi jalan tersebut agar masyarakat tak lagi bisa melintas di bawah.

Mengenai penambahan toilet, Yoori mengungkapkan bahwa toilet tersebut telah memasuki tahap pemesanan.

Setelah itu, pihaknya akan segera melakukan pemadangan terhadap toilet tambahan tersebut.

"Sudah semua, kalau toilet tambahan lagi diorder tinggal sebentar lagi dipasang. Yang gitu-gitu perlu penyempurnaan penambahan fasilitas kita laporkan lagi ke Gubernur," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved