VIDEO Puluhan Truk Parkir di Pinggir Jalan Legok Bikin Macet Sampai Bogor

Kemacetan selalu menghantui warga Legok, Kabupaten Tangerang yang hendak beraktivitas pagi hari.

Sementara, menurut para sopir truk raksasa tersebut terpaksa memakirkan kendaraannya di badan jalan lantaran adanya Peraturan Bupati Tangerang Nomor 47/2018.

"Kami di sini kan juga kerja mencari makan buat keluarga, gak bisa disalahkan juga dong," ucap Surya seorang pengemudi truk lintas Legok-Parung Panjang.

Menurut dia, parkirnya kendaraan truk di badan jalan, lebih karena tidak adanya kesiapan pemerintah mengatur jam operasional truk angkutan barang.

"Harusnya pemerintah sebelum bikin aturan disiapin dulu dimana kami bisa parkir biar engga ganggu pengguna jalan lain. Soalnya kita tidak tahu dan dadakan banget," kata dia.

Pengemudi truk berplat F itu hanya berusaha semaksimal mungkin untuk bisa memacu kendaraannya menyelesaikan pekerjaan membawa barang tambang.

"Kalau bicara kerugian kami juga rugi, harusnya bisa dua rit. Ini dua hari baru cuma satu rit. Coba inikan pendapatan hilang satu hari buat di jalan menunggu," keluh Surya.

Persoalan Truk Parkir di Badan Jalan, Ketua Transporter Minta Peraturan Bupati Tangerang Dicabut

Puluhan Truk Parkir di Pinggir Jalan Legok Bikin Macet Hingga Bogor

Sebelumnya, dalam Perbup itu bertuliskan kendaraan bertonase berat hanya diperbolehkan melewati jalan di Kabupaten Tangerang pada pukul 22.00 WIB - 05.00 WIB.

Jalan Raya Kabupaten Tangerang yang tidak boleh dilewati truk pada waktu tertentu adalah, Jalan Raya Karawaci-Legok, Jalan Legok-Malang Negah, Jalan Legok-Curug.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved