Proyek Penataan Kalimalang Masuk Tahapan Administrasi

penataan Kalimalang diproyeksikan sepanjang 5 kilo meter dimulai dari Grand Kemala Lagoon hingga ke kawasan Kalimalang

Proyek Penataan Kalimalang Masuk Tahapan Administrasi
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Lokasi Kalimalang di Kota Bekasi yang diwacanakan akan dilakukan penataan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, PONDOK GEDE - Proyek penataan Kalimalang yang rencananya bakal dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat baru sebatas tahapan penyelesaiaan administrasi.

Hal itu diungkapkan Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Sabtu, (12/1/2019).

"2019 itu ada proses, proses adminitrasi, seperti memyempurnaan bekas, perencaan, proses lelang, dan lain sebagainya, nah ini yang saya kira belum selesai," kata Tri.

Adapun terkait titik penataan Kalimalang, Tri memastikan akan ada dua lokasi penataan. Pertama kata dia di kawasan sekitar Mega Bekasi Hypermall atau Giant, kedua berada di Bekasi Timur kawasan sekitar kampus Unisma.

"Jadi awalnya kan di Giant itu mau dikerjakan Pak Gubernur, tapi Alhamdulillah kita dapat bantuan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR, jadi yang di Giant itu akan dikerjakan mereka, sedangkan di Bekasi Timur akan dikerjakan provinsi," jelas dia.

Wakil Wali Kota Depok Terbiasa Naik Motor saat ke Kantor dan Blusukan Kunjungi Warga

Sedangkan untuk desain penataan Kalimalang di kawasan Unisma menyesuaikan dengan konsep yang pernah dirancang Pemkot Bekasi. Adapun dari rancangan pemkot, penataan Kalimalang diproyeksikan sepanjang 5 kilo meter dimulai dari Grand Kemala Lagoon hingga ke kawasan Kalimalang dekat pintu tol Bekasi Timur.

"Desainnya kan sama sesuai dengan konsep yang telah kita buat. Kan sama dari Kamala Lagoon itu grand desainnya sudah sama, ya mungkin ada penyesuaian di tempat-tempat tertentu. Nanti itu jembatan dibongkar semua, jembatan yang ada sekarang," jelas dia.

Pentaan Kalimalang rencananya akan terbagi menjadi empat zona. Zona ekologi, zona edukasi, zona komunitas, dan zona komersil. Keempat zona tersebut membentang sepanjang 5,6 kilometer.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved