Breaking News:

Erupsi Gunung Anak Krakatau

Penampakan Terkini Gunung Anak Krakatau, Puncak Raib hingga Air Laut Berwarna Oranye

Foto-foto terkini kondisi Gunung Anak Krakatau tersebut diambil oleh James Reynolds, pendiri Earth Uncut TV.

Twitter/@EarthUncutTV via Intisari Online
Kondisi terkini Gunung Anak Krakatau 

Berdasarkan hasil citra dan pemodelan satelit, longsor tersebut terjadi seluas 64 hektar.

"Data tambahan yang kami peroleh, gempa vulkanik tadi ternyata yang memicu terjadinya kolaps atau longsor bawah laut," kata dia.

Lalu, kata Dwikorita, material yang runtuh akibat longsor tersebut yang mendorong pergerakan air sehingga terjadi tsunami pada pukul 21.27 WIB atau sekitar 20 menit setelah terjadi erupsi.

Pasca tsunami Selat Sunda, Gunung Anak Krakatau memang masih mengalami erupsi berkali-kali hingga statusnya naik menjadi siaga level III pada 27 Desember 2018 lalu.

Kini, penampakan kondisi terkini Gunung Anak Krakatau pun berhasil diabadikan oleh James Reynolds.

Ia merupakan pendiri Earth Uncut TV yang sering mendokumentasikan bencana alam di seluruh dunia.

James, berhasil mendokumentasikan baik berupa foto atau video kondisi Gunung Anak Krakatau dari 10 - 11 Januari 2019, dan membagikannya melalui serangkaian cuitan di akun twitternya @EaryhUncutTV.

Dari serangkaian foto-foto dan video yang ia bagikan, tampak gunung Anak Krakatau mengalami perubahan yang cukup signifikan.

Puncak kawah Gunung Anak Krakatau tampak banyak yang hilang.

Ketinggian kawah Gunung Anak Krakatau pun tampak hampir sama dengan permukaan air laut.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved