Modal Kunci Letter T, Tiga Pelaku Curanmor yang Beraksi di Jakarta Selatan Diringkus Polisi

Tiga pelaku tersebut berinisial A bin MS, MK bin AM, dan terakhir SH bin S, yang seluruhnya berasal daerah Lampung.

Modal Kunci Letter T, Tiga Pelaku Curanmor yang Beraksi di Jakarta Selatan Diringkus Polisi
TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Kawanan pelaku curanmor asal Lampung beserta barang buktinya berhasil diamankan di Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (15/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Jajaran Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, berhasil meringkus tiga kawanan pelaku spesialis pencuri kendaraan bermotor (curanmor).

Tiga pelaku tersebut berinisial A bin MS, MK bin AM, dan terakhir SH bin S, yang seluruhnya berasal daerah Lampung.

Penangkapan para pelaku, berawal dari laporan dua korbannya pada tanggal 10 dan 11 Januari 2019 silam.

Dimana dua korbannya mendatangi Mapolres Metro Jakarta Selatan dan melaporkan telah kehilangan motornya, di kawasan Mampang Prapatan dan kawasan Pancoran Barat.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Indra Jafar menuturkan, berdasarkan laporan tersebut pihaknya pun segera mendatangi lokasi kejadian dan melakukan penyelidikan serta pengembangan.

"Alhamdulillah, hasil penyelidikan dan pengembangan kami berhasil mengamankan tiga pelaku tersebut," ucap Indra di Mapolrestro Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (15/1/2019).

Dari penangkapan para pelaku, Polisi juga mengamankan barang bukti berupa dua unit motor, sejumlah kunci letter T, dan tiga bilah pisau.

Sampah di Bantar Gebang Bakal Diolah Jadi Energi Pengganti Batu Bara

Indra juga menuturkan, modus para pelaku adalah mengincar kendaraan yang di parkir para pemiliknya.

Kemudian, para pelaku membobol paksa kunci kendaraan korhan menggunakan kunci letter T hanya dalam kurun waktu maksimal lima menit, dan langsung dibawa kabur.

Saat ini, para pelaku telah mendekap dibalik jeruji besi ruang tahanan Polres Metro Jakarta Selatan, dan terancam dijerat Pasal 363 KUHP.

"Ketiga pelaku terancam dijerat Pasal 363 KUHP, dengan hukuman maksimal tujuh tahun penjara. Kasusnya juga tengah kami kembangkan untuk mencari keberadaan penadahnya," kata Indra.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved