Ratusan Gram Sabu Ditemukan di Sekolah, Sudin Pendidikan Jakarta Barat akan Gelar Tes Urine

Hal itu dilakukan untuk memastikan bahwa baik peserta didik maupun pengajar dan karyawan di sekolah terbebas dari narkoba.

Ratusan Gram Sabu Ditemukan di Sekolah, Sudin Pendidikan Jakarta Barat akan Gelar Tes Urine
TRIBUNJAKARTA.COM/NOVIAN ARDIANSYAH
Kasudin Pendidikan wilayah II Jakarta Barat, Uripasih dan Kapolsek Kembangan Kompol Joko Handono saat jumpa pers terkait penemuan narkoba di lingkungan sekolah di Polres Metro Jakarta Barat, Selasa (15/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Novian Ardiansyah

TRIBUNJAKARTA.COM, PALMERAH - Sudin Pendidikan wilayah I dan II Jakarta Barat akan menggelar tes urine di lingkungan sekolah.

Hal itu menyusul adanya temuan ratusan gram sabu di salah satu sekolah oleh kepolisian.

Kasudin Pendidikan wilayah II Jakarta Barat, Uripasih mengatakan, pihaknya akan bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) beserta kepolisian untuk mengadakan tes urin di sekolah-sekolah tersebut.

Hal itu dilakukan untuk memastikan bahwa baik peserta didik maupun pengajar dan karyawan di sekolah terbebas dari narkoba.

"Iya pasti tadi saya juga sudah berbicara dengan Bapak Erick -Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat- saya akan bekerjasama dengan BNN bagaimana kita akan mengetes seperti itu. Jadi semuanya dengan perencanaan yang jelas," kata Uripasih.

"Jadi nanti kita akan kerjasama dengan Bapak Kapolsek di kecamatan masing-masing dan juga saya juga akan coba ke BNN untuk bersurat," tambahnya.

Selain itu, kata Uripasih, pihaknya juga akan menggencarkan penyuluhan terkait bahaya narkoba kepada para siswa di sekolah.

"Iya penyuluhan sosialisasi sudah kita lakukan dan akan kita lakukan lebih lagi. Kita juga akan buat surat edaran untuk imbauan kepada para orang tua atau wali murid," ujarnya.

Kasudin Pendidikan II Jakbar Kaget Ada Ratusan Gram Sabu dan Ribuan Obat Psikotoprika di Sekolah

Sebelumnya, anggota Polsek Kembangan, Jakarta Barat menangkap tiga pengedar narkoba yang menyimpan barang haramnya di lingkungan sekolah.

Ketiga orang tersebut iala AN (29), DL (29) dan CP (30). DL dan CP diketahui merupakan karyawan sekolah.

"Kedua orang ini DL dan CP adalah karyawan yang kerja di sekolah tersebut dan dia juga alumni disana. Dia juga anak kandung dari pengurus sekolah tersebut," kata Kapolsek Kembangan Kompol Joko Handono.

Joko menjelaskan dari dalam kamar di ruangan laboratorium yang DL dan CP tinggali, polisi menemukan enam paket sabu seberat 355,56 gram dan obat-obatan psikotropika golongan IV sebanyak 7.910 tablet.

Penulis: Novian Ardiansyah
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved