Kabar Artis

9 Jam Diperiksa, Isi 'Chatting' Vanessa Angel Disebut Polisi Tak Sesuai Etika: Banyak Sekali

3 Temuan baru Polda Jatim terkait keterlibatan Vanessa Angel di kasus prostitusi artis, jumlah terima orderan hingga isi chatting tak sesuai etika.

9 Jam Diperiksa, Isi 'Chatting' Vanessa Angel Disebut Polisi Tak Sesuai Etika:  Banyak Sekali
Tribunnews.com/Jeprima
Pesinetron Vanessa Angel mendatangi kantor Komnas Perempuan di jalan Latuharhari 4B, Jakarta Pusat, Kamis (30/7/2015). Ia menawarkan diri menjadi duta perlindungan wanita. 

TRIBUNJAKARTA.COM - 3 Temuan baru Polda Jatim terkait keterlibatan Vanessa Angel di kasus prostitusi artis, jumlah terima orderan hingga isi chatting tak sesuai etika.

Polda Jatim membeberkan beberapa temuan baru setelah melakukan pemeriksaan lanjutan kepada Vanessa Angel terkait keterlibatannya dalam prostitusi artis.

Setelah digrebek di sebuah hotel mewah di Surabaya beberapa waktu lalu, Vanessa Angel kembali datang ke Polda Jatim pada Senin (14/1/2019).Vanessa Angel diperiksa selama 9 jam.

Setelah pemeriksaan, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera membocorkan beberapa temuan baru dari pemeriksaan terhadap Vanessa Angel.

Jane Shalimar Beberkan Kronologi ATM-nya Bisa Dipegang Vanessa Angel

Fakta Terbaru Prostitusi Online Vanessa Angel: Dagang ke Singapura hingga Pengakuan Pengacara

Barung Mangera menyebut Vanessa Angel bisa menjadi tersangka setelah sebelumnya berstatus sebagai saksi.

"Dari pemeriksaan itu potensi status hukum yang bersangkutan bisa saja meningkat menjadi tersangka apabila terbukti terlibat memperoleh penghasilan dari hal itu ( prostitusi artis)," ungkapnya.

Menurutnya, ada beberapa hal yang memberatkan Vanessa hingga bisa jadi tersangka.

Berikut beberapa temua baru Polda Jatim dari pemeriksaan terhadap Vanessa Angel:

1. Aktif upload foto dan chatting

Barung Mangera mengatakan jika Vanessa Angel termasuk kategori aktif dalam bisnis prostitusi artis.

Dia mencontohkan upload foto dan gambar dirinya secara aktif, serta melakukan chatting tidak sesuai etika dan kesusilaan.

"Jadi yang bersangkutan tidak melakukannya satu dua kali, tapi banyak sekali," jelasnya.

Vanessa Angel Tertangkap Didi Mahardika Buat Tulisan, Jane Shalimar: Lo Sudah Bikin Masalah Juga

Jadi Tersangka, VA Bingung Hadapi Hidup ke Depan, Pengacara: Dia Tanggung Jawab dengan Tuhan

2. 9 Transaksi booking

Direktur Reskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Ahmad Yusep Gunawan mengungkapkan telah melakukan digital forensik dan menemukan fakta Vanessa menerima transaksi ( booking) sebanyak dua kali di Singapura, enam kali di Jakarta, dan satu kali di Surabaya.

"Dari BAP (berita acara pemeriksaan) tercatat artis VA terlibat bisnis jaringan prostitusi online," ujar Ahmad Yusep di Polda Jatim, Senin (14/1/2018).

3. Difasilitasi 6 muncikari

Ahmad Yusep menambahkan Vanessa Angle berposisi turut serta sebagai penyedia layanan prostitusi.

"Dalam hal ini artis VA difasilitasi 6 muncikari," katanya.

Menurut Ahmad Yusep, dari data digital forensik didapat keterangan Vannesa mendapat transaksi di Singapura pada Februari 2018.

Bukan tidak mungkin temuan ini bisa berpotensi mengubah status hukum dari saksi sebagai tersangka.

"Ini merupakan langkah kami untuk menentukan status hukum yang bersangkutan," jelasnya.

Dijodohkan dengan Ranty Maria Seusai Irish Bella Dilamar Ammar Zoni, Giorgino Abraham: Tergantung

Vanessa Angel minta doa

Ketika didekati awak media saat datang untuk pemeriksaan lanjutan di Polda Jatim, Vanessa Angel tak banyak bicara.

Vanessa Angel tampak pasrah menghadapi perkara terkait dugaan keikutsertaannya kasus prostitusi online yang melibatkan 45 artis dan 100 model cantik.

"Ya, saya tadi sudah diperiksa, selebihnya saya serahkan ke penyidik," ucapnya lirih.

Mengenai status hukum dan perkara yang saat ini dihadapinya Vanessa angel menyerahkan penuh kepada kuasa hukumnya.

"Terima kasih, mohon doanya ya, mohon doanya, makasih, makasih ya mas," ungkapnya sembari berjalan masuk ke dalam mobil meninggal Polda Jatim.

Pengacaranya, Milano menuturkan, selama pemeriksaan kliennya Vanessa Angel diperlakukan baik. Saat pemeriksaan tidak ada hambatan yang berarti dan berjalan lancara.

"Pokoknya tadi kami diterima dan diperlakukan dengan baik terima kasih Polda Jawa Timur, mohon doanya saja mudah-mudahan ini cepat selesai," terangnya.

Bisa Tersangka

Vanessa Angel terbuka menjadi tersangka prostitusi artis, sementara penyidik menangkap muncikari ketiga tapi perempuan inisial W kabur.

Polisi mendapati Vanessa Angel sedang berhubungan badan dengan pelanggannya di kamar sebuah hotel di Surabaya belum lama ini.

Prostitusi online yang diungkap Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim membuka fakta baru puluhan artis dan ratusan model masuk jaringan.

Kemungkinan Vanessa Angel menjadi tersangka berdasarkan fakta-fakta di lapangan, keterangan kedua muncikari Endang alias Siska dan Tentri.

Belum lagi, penyidik sudah menangkap Fitri, satu dari dua muncikari kelas kakap yang mengetahui jaringan prostitusi yang libatkan artis.

Fitri sempat masuk dalam daftar pencarian orang penyidik Ditreskrimsus Polda Jatim. Ia diduga kuat tahu banyak bisnis ini.

Berikut TribunJakarta.com himpun sejumlah fakta baru dalam kasus prostitusi artis yang seret Vanessa Angel dan tertangkapnya Fitri.

Dua Orang Penting di Balik Jaringan Prostitusi Ratusan Artis dan Selebgram

Tanda Luna Maya dan Ariel Noah Bakal Balikan, Pembaca Tarot Beberkan Ini

Dua Jagoan Palsu Abad 21 Versi Budiman Sudjatmiko: Takut Debat Tapi Pidato pakai Teleprompter

Mikhayla Pakai Baju Terbuka ke Mal Bareng Nia Ramadhani, Ardi Bakrie Pusing: Umur Kamu Berapa?

Vanessa Angel bisa tersangka

Soal Vanessa Angel bisa menjadi tersangka disampaikan Kombes Frans Barung Mangera, Kabid Humas Polda Jatim, Selasa (15/1/2019).

"Status VA (Vanessa Anggel) tidak menutup kemungkinan akan kami tingkatkan (tersangka), sesuai fakta-fakta yang ada dan sesuai yang dirumuskan penyidik," kata Barung.

Penentuan status tersangka tak serta merta diberikan kepada seseorang yang diduga kuat terlibat dalam kasus prostitusi online.

Sebelum penetapan tersangka penyidik lebih dulu menggelar perkara, mengumpulkan sejumlah fakta dan barang bukti.

Jika seluruhnya memenuhi unsur, barulah seseorang tersebut ditetapkan statusnya sebagai tersangka.

Vanessa Angel menurut catatan rekening muncikarinya, memperoleh bayaran Rp 80 juta dari pelanggannya seorang pengusaha.

Petugas Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim juga mengamankan seorang foto model, Avriellia Shaqilla.

Dia memperoleh bayaran hingga Rp 25 juta untuk setiap kali kencan.

Vanessa Angel mendatangi Polda Jatim menjalani wajib lapor sebagai saksi kasus prostitusi online yang melibatkan 45 artis dan 100 model, Senin (14/1/2019).
Vanessa Angel mendatangi Polda Jatim menjalani wajib lapor sebagai saksi kasus prostitusi online yang melibatkan 45 artis dan 100 model, Senin (14/1/2019). (SURYA/MOHAMMAD ROMADONI)

Tersangka Siska dan Tentri terancam Pasal 296 dan 506 KUHP mengenai perdagangan manusia serta Pasal 27 ayat 1 Juncto Pasal 45 Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 tentang informasi dan transaksi elektronik (ITE).

Terima 15 kali transferan

Menurut polisi, Vanessa Angel cukup sering menerima transferan uang ke nomor rekening pribadinya dari sang muncikari.

Direktur Reskrimsus Polda Jatim, Kombes Akhmad Yusep Gunawan, menjelaskan pihaknya bekerjasama dengan perbankan dan PPATK untuk menelisik data digital rekening koran muncikari Siska.

Dari fakta otentik itulah artis Vanessa Angel terbukti menerima transfer dari muncikari Siska.

"Dari rekening koran untuk inisial saksi VA ini telah mendapat kiriman transfer sebanyak 15 kali dari muncikari ES," ungkap Yusep di Mapolda Jatim, Kamis (10/1/2018).

Vanessa Angel Bantah 15 Transaksi Pembayaran Dugaan Prostitusi, Pengacara: Pekerjaan Jadi MC

Jane Shalimar Minta Vanessa Angel Kembalikan Kartu ATM-nya: Dikirim Pakai Ojek Online

Pidato Prabowo Dikritik Elite Pendukung: Terlalu Lama, Kurang Panjang, Kecewakan Pengikut Militan

Diputus Kontrak Persib Bandung, Atep Kuatkan Istri: Kamu Sudah Siap?

Berdasarkan cacatan rekening koran, Vanessa Angel menerima transfer dari muncikari Siska selama satu tahun dari 1 januari 2018 hingga 5 Januari 2019.

Dari kedua muncikari ini terbongkar bisnis prostitusi online ini melibatkan 45 artis dan 100 model cantik.

"Inilah yang kami akan dalami peruntukkan transfer muncikari ke VA," beber dia.

Dilansir tayangan Breakingnews di iNews tv, dua muncikari yang mengenakan topeng itu mengungkapkan kekecewaannya.

Kenapa hanya mereka berdua yang ditahan, sementara Vanessa Angel dan Avriellya Shaqila bebas berkeliaran di luar.

Muncikari Vanessa Angel saat wawancara eksklusif dengan iNEws.
Muncikari Vanessa Angel saat wawancara eksklusif dengan iNEws. (Tangkapan layar YouTube/Official iNews)

Mereka mengungkapkan, di bisnis ini hanya mendapat bagian kecil dari tarif yang diterima masing-masing artis.

"Kurang lebih sekitar 10 persen aja," ujar salah satu muncikari.

Vanessa Angel terekam transaksi di Singapura

Ia menjelaskan di bisnis prostitusi online justru para artis yang meminta dicarikan pelanggan.

"Ada beberapa yang sempat menawarkan diri, ada juga yang disuplai oleh agensi masing-masing," jelasnya.

kedua muncikari yang kini ditahan itu mengaku hanya sebagai perantara.

Dari awal Vanessa Angel yang meminta tolong, tapi setelah kasus ini terungkap malah bebas.

Sementara kedua muncikari yang mengaku hanya perantara artis dan pelanggannya malah ditahan.

"Kita kan hanya perantara, hanya menolong teman, tapi kenapa kita yang ditahan seolah seperti muncikari," ujarnya dalam wawancara tersebut.

Ia mengatakan, prostitusi online tak akan terjadi jika kedua artis tak minta tolong.

Vanessa memberikan keterangan pers usai pemeriksaan dirinya di Polda Jatim. Polisi akhirnya melepaskan Venessa yang sebelumnya sempat diduga terlibat prostitusi online.
Vanessa memberikan keterangan pers usai pemeriksaan dirinya di Polda Jatim. Polisi akhirnya melepaskan Venessa yang sebelumnya sempat diduga terlibat prostitusi online. (surya.co.id/mohammad romadoni)

"Kalau begini kami yang merasa dijebak," katanya lagi.

Keduanya menuntut polisi berlaku adil kepada mereka dan Vanessa Angel.

"Tolonglah datang ke sini, tolong teman kalian ini," ujarnya sambil menangis.

Direktur Reskrimsus Polda Jatim Kombes Ahmad Yusep Gunawan menjelaskan, Vanessa Angel menerima transaksi 2 kali di Singapura, 6 kali di Jakarta dan 1 kali di Surabaya.

"Dari BAP tercatat bahwa artis VA terlibat bisnis jaringan prostitusi online," ungkap Yusep di Mapolda Jatim, Senin (14/1/2019).

Satu orang penting tertangkap

Kombes Barung menjelaskan, Fitria merupakan muncikari yang diburu setelah penyidik menetapkan Tentri dan Siska sebagai tersangka.

"Senin (14/1/2019) malam kemarin ditangkap di Jakarta," ucap Barung.

Penangkapan Fitri tak berlangsung mulus. Personel sempat dihalang-halangi wanita berinisial W.

Mantan Kabid Humas Polda Sulsel itu enggan merinci identitas W dan peranannya serta mengapa menghalang-halangi penangkapan itu.

Ketika hendak menangkap Fitria, W sempat menghasut dan menyembunyikan Fitria ketika keberadaannya terendus polisi.

Suasana penangkapan VA dan AF di Polda Jatim atas dugaan keterlibatan prostitusi online, Sabtu (5/1/2019).
Suasana penangkapan VA dan AF di Polda Jatim atas dugaan keterlibatan prostitusi online, Sabtu (5/1/2019). (ISTIMEWA/Surya Online)

"Wanita berinisal W ini menghalang-halangi Fitria datang ke Polda Jatim, dia berusaha menghilangkan Fitria," jelas Barung.

Barung menambahkan, W juga menghasut kepada Fitria untuk kekeh tak mendatangi ke Polda Jatim.

"Caranya dengan mengatakan kepada Fitria 'nanti akan dijadikan tersangka', lalu akan dijadikan pancingan terhadap yang lain, penghasutan, dan melakukan penahanan terhadap beberapa konten yang disampaikan," imbuh Barung.

Setelah polisi menangkap Fitria, wanita berinisial W itu justru menghilang. Hingga kini personel Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim masih memburu W.

Barung menjelaskan masih ada tiga DPO yang tengah diburu. (TribunJakarta.com/Tribun Jatim,TribunStyle.com/Galuh Palupi)

Editor: Ilusi Insiroh
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved