Bawaslu Jakarta Timur Tertibkan Alat Peraga Kampanye yang Melanggar Aturan

Bawaslu Jakarta Timur, sejak tanggal 9 hingga 16 Januari 2019 melakukan penertiban alat peraga kampanye (APK) yang melanggar aturan.

TribunJakarta/Nawir Arsyad Akbar
Bawaslu Jakarta Timur dibantu Satpol PP melakukan penertiban APK yang melanggar, di Cakung, Jakarta Timur, Rabu (16/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nawir Arsyad Akbar

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jakarta Timur, sejak tanggal 9 hingga 16 Januari 2019 melakukan penertiban alat peraga kampanye (APK) yang melanggar aturan.

Penertiban APK calon legislatif, calon presiden, atau partai politik peserta Pemilu 2019 dilakukan oleh Bawaslu Jakarta Timur di seluruh kecamatan yang ada di wilayahnya.

"Penertiban pemasangan APK yang melanggar aturan di wilayah Kota Jakarta Timur merupakan hasil kerjasama pengawas Pemilu dengan Jajaran Satpol PP Pemkot Kota Jakarta Timur," ujar Ketua Bawaslu Jakarta Timur, Sakhroji Sah, Rabu (16/1/2019).

Sakhroji Sah menjelaskan, sebagian besar APK yang ditertibkan oleh Bawaslu Jakarta Timur  dibantu oleh Satpol PP, berada di tempat yang dilarang untuk memasang alat peraga kampanye, seperti jalan bebas hambatan, jalan protokol, dan sarana prasarana publik.

Hal tersebut diatur dalam SK KPU DKI Jakarta nomor 175/PL.01.5/Kpt/31/Prov/IX/ 2018, Tanggal 22 September 2018, Tentang Lokasi Pemasangan APK di Provinsi DKI Jakarta dalam Pemilu Tahun 2019.

"Kerjasama yang baik ini terus Kita jaga meskipun ada beberapa penertiban yang belum sesuai waktu yang ditentukan," ujar Sakhroji Sah.

Ia juga menjelaskan bahwa sebelum kegiatan penertiban, panitia pengawas pemilu setiap kecamatan telah memberitahu kepada setiap partai politik untuk menurunkan sendiri APK yang melanggar.

Puteri Indonesia Lingkungan Imbau Peserta Pemilu Daur Ulang Alat Peraga Kampanye

Bawaslu Tangsel Tegaskan ASN Tak Boleh Berikan Like Status Berpihak Kepada Peserta Pemilu

Namun, jika dalam batas waktu yang sudah ditentukan para partai politik tidak mengindahkan pemberitahuan tersebut, Bawaslu Jakarta Timur akan menurunkan secara paksa APK yang melanggar.

"Sampai batas waktu yang ditentukan, kemudian berkoordinasi dengan Satpol PP di Kecamatan dan Kelurahan untuk secara bersama melakukan penertiban APK tersebut," ujar Sakhroji Sah.

Penulis: Nawir Arsyad Akbar
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved