Breaking News:

Kronologi Penangkapan Sabu yang Dimusnahkan Polres Jakut: Dari 2 Gram Jadi 11 Kilogram

Namun, alih-alih di Jakarta Utara, DY meminta AL mengambil sabu yang pura-pura ia pesan ke Jakarta Barat.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Lima tersangka yang diamankan. 

Kemudian, AG pun digrebek polisi. Dengan penggerebekan itu, polisi pun meminta AG memberi tahu di mana tempat sang pengedar DY.

Akhirnya, DY pun berhasil diamankan di rumahnya di bilangan Tamansari, Jakarta Barat, tak jauh dari lokasi penangkapan AG.

Adi Vivid menjelaskan, saat polisi menggeledah rumah DY, ditemukan barang bukti sabu hampir 1 kilogram.

Modus operandinya cukup unik, di mana sabu di simpan di bagian bawah sangkar burung.

"Terus kita tanya kepada DY cara dapat barang ini, katanya sistem tempel. Dengan menggunakan sangkar burung. Jadi sangkar burung itu di bagian bawahnya ditutup diletakkan di suatu rumah kosong di Tangerang Kota. Lalu diambil sama DY. BBnya itu hampir satu kilo, dan sangkar burungnya dapat kita sita," beber Wakapolres.

Kemudian, setelah menangkap DY, polisi pun mengembangkan kepada pengedar di mana DY mendapatkan barang.

Barang tersebut ternyata diberikan oleh seorang pengedar berinisial WL.

"Kita lakukan penyelidikan ternyata informasinya ada pengiriman barang yang akan diterima yang awalnya sebenarnya dari wilayah Banten. Pengiriman jalur darat dari Banten kemudian berhenti di RS Sariasih, Tangerang," kata Adi.

Polisi pun melakukan pengintaian terhadap WL pada bulan November 2018 lalu.

Pengintaian dilakukan ketika WL tengah melakukan pengantaran sabu kepada tersangka lainnya, HR.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved